Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Emma

3 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 12023: 1

Pengaruh Edukasi Pre-Anestesi Menggunakan Video Terhadap Tingkat Kecemasan dan Kepuasan Pasien dengan Anestesi Spinal di Ruang Isntalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Bayu Asih Purwakarta

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecemasan preoperatif merupakan respons emosional yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan anestesi spinal. Kurangnya pemahaman mengenai prosedur anestesi dapat meningkatkan kecemasan dan menurunkan kepuasan pasien terhadap pelayanan. Edukasi berbasis video menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pemahaman pasien sebelum tindakan anestesi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-anestesi menggunakan media video terhadap tingkat kecemasan dan kepuasan pasien dengan anestesi spinal di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Bayu Asih Purwakarta.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani anestesi spinal di IBS RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode 2 Desember 2025 sampai 23 Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner skala kecemasan, sedangkan kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner kepuasan pasien yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi video. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah diberikan edukasi video (p < 0,001) serta peningkatan signifikan tingkat kepuasan pasien (p = 0,001).Kesimpulan: Edukasi preanestesi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan dan peningkatan kepuasan pasien dengan anestesi spinal.

Pengaruh Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabates (Xiao Ke) Sindrom Panas Paru

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, termasuk di Indonesia. Dengan meningkatnya prevalensi diabetes, penting untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi dan dampaknya terhadap masyarakat. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom panas paru. Metode: penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 20 subjek penelitian dari bulan maret-juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi Akupunktur setiap hari selama 6 hari dan dilakukan cek kadar gula darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil: distribusi frekuensi dari keseluruhan 20 subjek penelitian menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih tinggi (14 subjek = 70 %) dibandingkan dengan laki – laki (6 subjek = 30 %). Subjek penelitian terbanyak berada pada usia 38 tahun (4 subjek = 20 %), terrendah pada usia 30 tahun (1 subjek = 5 %). Subjek penelitian terbanyak adalah buruh pabrik (9 subjek = 45 %), pedagang ( 6 subjek = 30 %) dan IRT (5 subjek = 25 %). Sebelum dilakukan intervensi terdapat subjek penelitian dengan angka tertinggi sebesar 141 mg/dl (1 subjek =5 %) dan paling rendah 127 mg/dl (1 subjek = 5 %) dengan rata-rata 135.60 mg/dl. Kadar gula tertinggi setelah dilakukan intervensi sebesar 121 mg/dl (2 subjek =10 %) dan paling rendah 110 mg/dl (2 subjek = 10 %) dengan rata-rata 110.45 mg/dl. Penurunan kadar gula tertinggi di angka 24 mg/dl sebanyak 4 subjek (20 %), sedangkan terendah diangka 19 mg/dl sebanyak 1 subjek (5 %). Hasil dari uji normalitas dengan shapiro-wilk nilai > dari 0.05 sehingga data diatas berdistribusi normal. Oleh karena itu selanjutnya dilakukan uji t-test. Hasil paired sample t-test terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan setelah dilakukan intervensi yaitu nilai sig. (2-tailed) 0.000 < 0.005. Kesimpulan: Terapi Akupunktur memberikan pengaruh terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom panas paru dengan angka rata-rata penurunan kadar gula darah sebelum intervensi sebesar 135.60 mg/dl dan setelah intervensi sebesar 110.45 mg/dl dengan perbedaan penurunan sebesar 25.15 mg/dl (18.54 %).