2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber gizi utama sekaligus terbaik bagi bayi, terutama
pada enam bulan pertama kehidupannya. Namun, banyak ibu postpartum masih menghadapi
hambatan dalam produksi ASI yang dipengaruhi oleh faktor fisiologis maupun psikologis. Kondisi
ini menegaskan pentingnya penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan
pengetahuan ibu dalam meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara paritas, usia, status gizi, dukungan keluarga, serta keterpaparan informasi dengan
tingkat pengetahuan ibu postpartum mengenai peningkatan produksi ASI di TPMB Bidan Jayanti
Kecamatan Cikarang Utara tahun 2025. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif
dengan desain cross-sectional. Sebanyak 50 responden dipilih melalui teknik purposive sampling.
Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square, odds ratio (OR),
serta confidence interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel paritas
(p=0,274), status gizi (p=1,000), usia (p=0,157), dan keterpaparan informasi (p=0,338) tidak
memiliki hubungan bermakna dengan pengetahuan ibu. Sebaliknya, dukungan keluarga
berpengaruh signifikan (p=0,001), di mana ibu tanpa dukungan keluarga berisiko 43 kali lebih
besar memiliki pengetahuan rendah (OR=43,000; CI 95%: 3,365–549,547). Dapat disimpulkan
bahwa dukungan keluarga merupakan faktor dominan dalam meningkatkan pengetahuan ibu
postpartum tentang produksi ASI. Temuan ini menekankan pentingnya melibatkan keluarga dalam
program edukasi laktasi guna mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian
lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi intervensi berbasis keluarga sebagai strategi
peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kader merupakan perpanjangan tangan informasi atas pengetahuan faktanya memiliki pengetahuan yang cukup yaitu 80% yang memiliki pengetahuan cukup tentang pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ceramah dan media kartun animasi setelah dilakukan intervensi terhadap pengetahuan kader tentang pernikahan dini di Desa Sukamurni. Dalam penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Designs dengan desain rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel 50 responden. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner, ceramah dan media kartun animasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk analisis univariat, distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat ialah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan metode ceramah dan media kartun animasi tentang pernikahan dini. Saran kader memberikan edukasi kepada Masyarakat dengan memberikan video kartun animasi tentang pernikahan dini yang telah disajikan oleh peneliti pada saat melakukan penelitian
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kader yang merupakan perpanjangan tangan informasi atas pengetahuan faktanya memiliki pengetahuan yang cukup yaitu 80% yang memiliki pengetahuan cukup tentang pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ceramah dan media kartun animasi setelah dilakukan intervensi terhadap pengetahuan kader tentang pernikahan dini di Desa Sukamurni. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Pre-Eksperimental Designs dengan desain rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel 50 responden. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner, ceramah dan media kartun animasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk analisis univariat, distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat ialah uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ceramah dan media kartun animasi terhadap pengetahuan kader tentang pernikahan dini. Hasil dan pembahasan penelitian diperoleh rata-rata pengetahuan sebelun diberikan intervesi 20.68 dan sesudah diberikan intervensi 28.38. Hasil peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah yaitu 7.7. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value 0.000 α (0.05) yang berarti ada pengaruh setelah diberikan ceramah dan media kartun animasi terhadap pengetahuan kader tentang pernikahan dini. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan metode ceramah dan media kartun animasi tentang pernikahan dini. Saran kader memberikan edukasi kepada Masyarakat dengan memberikan video kartun animasi tentang pernikahan dini yang telah disajikan oleh peneliti pada saat melakukan penelitian