BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Mahasiswa memiliki aktivitas akademik dan sosial yang padat sehingga sering mengalami keterbatasan waktu dalam menyiapkan makanan. Kondisi ini dapat mendorong pemilihan makanan yang praktis tanpa mempertimbangkan kesehatan dan biaya. Meal preparation dapat menjadi alternatif untuk membantu mahasiswa menyiapkan makanan yang sehat, praktis, dan ekonomis. Edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram dapat menjadi media penyampaian informasi gizi yang mudah diakses oleh mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram terhadap pemahaman dan sikap mahasiswa mengenai meal preparation hemat dan sehat di Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pre-test and post-test. Sebanyak 95 responden dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pemahaman dan sikap diukur sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan kuesioner. Hasil: Rata-rata persentase skor pemahaman meningkat dari 78,8% menjadi 95,2%. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan pemahaman yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p= 0,000). Rata-rata persentase skor sikap juga mengalami peningkatan dari 66,3% menjadi 80,7%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan sikap yang signifikan (p= 0,000). Kesimpulan: Edukasi melalui e-leaflet berbasis Instagram memberikan pengaruh/perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman dan sikap mahasiswa mengenai meal preparation hemat dan sehat. Media ini dapat menjadi salah satu alternatif media edukasi gizi digital yang efektif dan mudah diakses untuk mendukung peningkatan pemahaman serta pembentukan sikap positif mahasiswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona baru.
Virus dan penyakit baru ini tidak diketahui oleh manusia sebelum wabah dimulai di Wuhan,
Tiongkok, pada bulan Desember 2019. secara resmi World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia mendeklarasi virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020. Artinya, virus corona telah menyebar secara luas didunia. Istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenernya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit tapi lebih pada penyebarannya yang meluas ingat, pada umumnya virus corona menyebabkan gejala yang ringan atau sedang, seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu. Negara pertama yang dengan kasus terbanyak adalah Negara Amerika Serikat dengan total kasus sebesar 1.188.150 dengan total korban jiwa sebanyak 68.599 dan total kasus 178.263 (Worldometer 2020). perkembangan Covid-19 di Indonesia sangat berkembang pesat. Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan kasus sebesar 4.463, yang terdiri dari 408 jiwa dan 632 pasien yang sembuh dari Covid-19. Jawa Barat merupakan provinsi yang berada diurutan ketiga tertinggi dalam perkembangan Covid-19 yaitu sebanyak 1.054 kasus, dengan korban jiwa sebanyak 86 dan pasien yang sembuh sebanyak 159 (Kementrian Kesehatan RI, 2020). Kabupaten Bekasi pada 12 Oktober 2020 kasus Covid-19 telah mencapai 3.491 kasus yang positif (Kompas.com). Kecamatan Tambelang kasus Covid-19 ada 6 kasus yang positif.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan memakai masker saat Pandemi Covid-19 di Warga Rt 003 Rw 02 Desa Sukarahayu Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2020.
Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Rt 003 Rw 02 Desa Sukarahayu Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2020 sebanyak 50 responden. Analisa data yang digunakan adalah bivariat berupa uji Chi-Square dengan nilai signifikan α <0,05.
Hasil Penelitian : Hasil uji chi-square penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang sigifikan antara Pemahaman Tentang Intruksi (p = 0,009 < α = 0,05), Tingkat Pendidikan (p = 0,045 < α = 0,05), Keyakinan (p = 0,000 < α = 0,05), Dukungan Sosial (p = 0,000 > α = 0,05), dan Pengetahuan (p = 0,014 < α = 0,05, dengan kepatuhan memakai masker saat Pandemi Covid-19 di Warga Rt 003 Rw 02 Desa Sukarahayu Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2020.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan memakai masker saat Pendemi Covid-19 di Warga Rt 003 Rw 02 Desa Sukarahayu Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2020 variabel yang terdapat pengaruh adalah pemahaman tentang intruksi, tingkat pendidikan, keyakinan, dukungan sosial dan pengetahuan.