Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Taichong (LR3)
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh terapi tuina pada Titik neiguan(PC6) Dan Taichong (LR3) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan sindrom yang hati naik

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Dalam perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM), hipertensi sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan energi tubuh, salah satunya adalah Sindrom Yang hati naik (Gan Yang Shang Kang). Terapi Tuina sebagai salah satu modalitas TCM diyakini mampu melancarkan aliran Qi dan darah serta menyeimbangkan fungsi organ melalui stimulasi titik-titik akupunktur tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan Sindrom Yang hati naik. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan 30 responden hipertensi Sindrom Yang Hati Naik yang dipilih secara purposive sampling. Terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) diberikan selama 15 menit, 2 kali seminggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter, kemudian dianalisis dengan Paired Sample T-Test atau Wilcoxon Signed Rank Test pada α = 0,05. Penelitian menunjukkan bahwa terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan Sindrom Yang Hati Naik. Rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 162,47 menjadi 150,53 mmHg, sedangkan diastolik dari 98,23 menjadi 91,13 mmHg. Terapi Tuina dapat menjadi terapi komplementer pendamping dalam penatalaksanaan hipertensi. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, kelompok kontrol, serta waktu intervensi dan pengamatan yang lebih panjang.

66 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Tuina Pada Titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi dengan Sindrom Yang Hati Naik

2026•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Dalam perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM), hipertensi sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan energi tubuh, salah satunya adalah Sindrom Yang hati naik (Gan Yang Shang Kang). Terapi Tuina sebagai salah satu modalitas TCM diyakini mampu melancarkan aliran Qi dan darah serta menyeimbangkan fungsi organ melalui stimulasi titik-titik akupunktur tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan Sindrom Yang hati naik. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan 30 responden hipertensi Sindrom Yang Hati Naik yang dipilih secara purposive sampling. Terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) diberikan selama 15 menit, 2 kali seminggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter, kemudian dianalisis dengan Paired Sample T-Test atau Wilcoxon Signed Rank Test pada α = 0,05. Penelitian menunjukkan bahwa terapi Tuina pada titik Neiguan (PC6) dan Taichong (LR3) berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan Sindrom Yang Hati Naik. Rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 162,47 menjadi 150,53 mmHg, sedangkan diastolik dari 98,23 menjadi 91,13 mmHg. Terapi Tuina dapat menjadi terapi komplementer pendamping dalam penatalaksanaan hipertensi. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, kelompok kontrol, serta waktu intervensi dan pengamatan yang lebih panjang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail