Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Stres Akademik
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Tingkat Stres Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami stres saat mengerjakan tugas akhir. Berbagai faktor internal maupun faktor internal mampu mempengaruhi tingkat stres salah satunya ialah dukungan sosial orang tua. Dalam hal menekan tingkat stres akademik mahasiswa salah satu yang berperan penting yaitu dukungan sosial orang tua. Tujuan dari penelitian ini: Untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan tingkat stres mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan deskriptif korelasi serta desain cross-sectional. Tingkat stres diukur menggunakan instrumen DASS-21. Menggunakan probability sampling dengan sampel 70 mahasiswa tahun terakhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Hasil penelitian: Menandakan adanya hubungan yang signifikan terkait dukungan sosial orang tua dan tingkat stres mahasiswa memiliki nilai p-value 0,001, di mana mahasiswa dengan dukungan sosial tinggi memiliki risiko lebih kecil mengalami stres berat (PR 0,480, CI 0,306–0,753) dan hubungan berada pada kategori sedang (CC 0,382). Kesimpulan: Adanya hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan tingkat stres pada mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir pada Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman dan berada pada kategori sedang dengan arah hubungan yang berbanding terbalik, yang berarti apabila dukungan sosial orang tua semakin tinggi, maka makin rendah tingkat stres yang dialami mahasiswa semakin rendah. Diharapkan mahasiswa lebih terbuka kepada orang tua untuk mendapatkan dukungan yang dapat membantu mengurangi stres.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Sosial Orang Tua dengan Tingkat Stres Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir Di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami stres saat mengerjakan tugas akhir. Stres ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk dukungan sosial orang tua. Dukungan sosial orang tua berperan penting dalam mengurangi stres akademik mahasiswa. Tujuan penelitian: Untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan tingkat stres mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi dan desain cross-sectional. Tingkat stres diukur menggunakan instrumen DASS-21. Menggunakan probability sampling dengan sampel 70 mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Hasil penelitian: Menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan tingkat stres mahasiswa dengan p-value 0,001, di mana mahasiswa dengan dukungan sosial tinggi memiliki risiko lebih kecil mengalami stres berat (PR 0,480, CI 0,306–0,753) dan hubungan berada pada kategori sedang (CC 0,382). Kesimpulan: Adanya hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan tingkat stres mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman dan berada pada kategori sedang dengan arah hubungan negatif, artinya semakin tinggi dukungan sosial orang tua, semakin rendah tingkat stres yang dialami mahasiswa. Diharapkan mahasiswa lebih terbuka kepada orang tua untuk mendapatkan dukungan yang dapat membantu mengurangi stres.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Stres Akademik Dengan Perilaku Help Seeking yang Dipersepsikan Mahasiswa S1 Keperawatan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Universita Medika Suherman Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Perilaku Help Seeking adalah tindakan atau kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan bantuan dari orang lain dalam bentuk nasehat, pemahaman, perlakuan serta dukungan untuk mengatasi kesulitan atau masalah yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Stres Akademik dengan Perilaku Help Seeking yang dipersepsikan Mahasiswa S1 Keperawatan Pada Masa Pandemi Covid 19 di Universitas Medika Suherman Tahun 2021. Metode Penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Keperawatan tingkat I, II, dan III di Universitas Medika Suherman (UMS) sebanyak 137 Mahasiswa. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan a<0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Stres Akademik dengan Perilaku Help Seeking yang dipersepsikan Mahasiswa S1 Keperawatan pada masa pandemi Covid 19 di Universitas Medika Suherman Tahun 2021. Dengan didapatkan nilai P value = 0,590 (> a 0,05) yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara stres akademik dengan perilaku help seeking yang dipersepsikan mahasiswa S1 Keperawatan pada masa pandemi Covid 19 di Universitas Medika Suherman Tahun 2021. Tidak ada hubungan yang bermakna antara stres akademik dengan perilaku help seeking. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi Institusi Pendidikan, serta menambah ilmu pengetahuan bagi Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Medika Suherman (UMS).

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail