ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, 18 September 2023 Neng Euis 020319629 Hubungan Pola Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Karang Bahagia. ABSTRAK Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa, lemak dan protein, Masalah tidur sepertinya mempengaruhi hemostasis kadar glukosa normal seperti pengurangan dalam kuantitas tidur dapat merusak baik pemanfaatan glukosa maupun tolerasi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Karang Bahagia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, Hasil penelitian pola tidur kurang baik 80 responden (54,8%), dan kadar gula darah tidak normal sebanyak 76 responden (52,8%). Dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil ada hubungan antara pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 diPuskesmas Karang Bahagia, P value 0.020 > 0,05.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, 18 September 2023 Neng Euis 020319629 Hubungan Pola Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Karang Bahagia. ABSTRAK Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa, lemak dan protein, Masalah tidur sepertinya mempengaruhi hemostasis kadar glukosa normal seperti pengurangan dalam kuantitas tidur dapat merusak baik pemanfaatan glukosa maupun tolerasi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Karang Bahagia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, Hasil penelitian pola tidur kurang baik 80 responden (54,8%), dan kadar gula darah tidak normal sebanyak 76 responden (52,8%). Dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil ada hubungan antara pola tidur terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 diPuskesmas Karang Bahagia, P value 0.020 > 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Masalah konsentrasi belajar masih banyak dialami siswa
sekolah dasar. Studi pendahuluan di SD Negeri Cikarang Kota 01 menunjukkan
banyak siswa kelas V mengalami kesulitan berkonsentrasi seperti mudah
terdistraksi dan sering melamun. Tujuan: Menganalisis hubungan kebiasaan
sarapan pagi, pola tidur, motivasi belajar, dan lingkungan belajar dengan
konsentrasi belajar anak kelas V SD Negeri Cikarang Kota 01. Metode:
Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 42
siswa menggunakan total sampling. Instrumen meliputi Barkley Child Attention
Scale (BCAS), kuesioner kebiasaan sarapan pagi, Children's Sleep Habits
Questionnaire (CSHQ), kuesioner motivasi belajar, dan What Is Happening in
This Class (WIHIC). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil:
Sebanyak 50% siswa memiliki konsentrasi rendah (n=21), 33,3% tinggi (n=14),
dan 16,7% sedang (n=7). Terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar
dengan konsentrasi belajar (χ²=14,344; p=0,006; C=0,505) dengan 69,2% siswa
motivasi tinggi memiliki konsentrasi tinggi. Kebiasaan sarapan pagi (p=0,092),
pola tidur (p=0,147), dan lingkungan belajar (p=0,670) tidak menunjukkan
hubungan signifikan. Kesimpulan: Motivasi belajar merupakan satu-satunya
faktor yang berhubungan signifikan dengan konsentrasi belajar. Saran: Sekolah
mengembangkan program peningkatan motivasi belajar melalui metode
pembelajaran interaktif, sistem reward, dan menciptakan suasana belajar
menyenangkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi adalah keadaan meningginya tekanan darah yang abnormal dan biasanya meliputi tekanan darah
sistolik dan diastolik,hipertensi pada lansia cenderung memiliki kecemasan berlebih sehinggan mempengaruhi
tidur mereka yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seluruh
aspek dalam proses Asuhan Keperawatan Gerontik pada pasien Gangguan Pola Tidur dengan Diagnosa
Hipertensi. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Ny. N
dengan diagnosa keperawatan gangguan pola tidur. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang asih pada
tanggal 2 Agustus 2022 sampai 9 Agustus 2022. Hasil penelitian didapatkan pada klien yang menderita
hipertensi mengatakan sering terbangun di malam hari yang di akibatkan oleh nyeri pada bagian kepala.
Evaluasi dari hasil tindakan yang selama ini dilakukan yaitu gangguan pola tidur dapat teratasi sebagian
dengan hasil klien tampak lebih segar, terbangun di malam hari sudah berkurang, nyeri di bagian kepala tidak
sering timbul dan keluhan istirahat tidak cukup menurun. Dapat disimpulkan setelah dilakukan asuhan
keperawatan pada NY. N masalah gangguan pola tidur teratasi sebagian. Diharapkan bagi perawat dan
keluarga dapat memantau pola aktivitas istirahat dan tidur serta membantu menciptakan lingkungan yang
nyaman untuk istirahat dan tidur, khususnya pada klien yang mengalami gangguan pola tidur pada penderita
hipertensi