Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Pasca Operasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TERAPI MUROTAL TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESARIA DI RUANG NIFAS RS RIDHOKA SALMA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesaria Di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025 Syifa Fauziah Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman e-mail: [email protected] Abstrak Latar Belakang: Jumlah persalinan dengan metode SC meningkat setiap tahunnya, berbagai faktor dengan berbagai indikasi. Pasien operasi caesar sering kali merasakan nyeri sebagai salah satu akibat yang paling nyata, Salah satu teknik distraksi untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan mendengarkan murotal Al-Qur’an. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC di ruang nifas Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025. Metode : Penelitian ini melakukan desain one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Post Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma, Sampel penelitian nya adalah Ibu Post Sectio Caesaria yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 65 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam bentuk kuesioner observasional yang menggunakan skala penilaian numerik (NRS) untuk mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapi murotal surat Ar Rahman. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada penurunan nyeri pasien post SC setelah diberikan intervensi terapi surat Ar Rahman dengan nilai p < 0,005. Sebelum intervensi, mayoritas responen memiliki skala nyeri berat. Namun setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sedang dan ringan. Kesimpulan : terapi murotal surat Ar Rahman berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pasien post SC di ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang. Disarankan untuk tenaga kesehatan agar bisa menerapkan terapi murotal dalam upaya menurunkan nyeri pada post SC. Kata Kunci : Terapi Murotal, Nyeri, Pasca Operasi, Operasi Caesar, Surat Ar-Rahman

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Lama Puasa Terhadap Kejadian Post Operative Nausea Vomiting (PONV) pada Pasien Operasi Spinal Anestesi di RSUD RH Satibi Kabupaten Bogot

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi setelah tindakan pembedahan dengan anestesi spinal. Kejadian PONV dapat meningkatkan ketidaknyamanan pasien, memperpanjang masa perawatan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kejadian PONV adalah lama puasa preoperatif. Tujuan : Mengetahui hubungan lama puasa dengan kejadian PONV pada pasien dengan spinal anestesi di RSUD RH Satibi Kabupaten Bogor. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden menjalani puasa lebih dari 8 jam dan sebagian mengalami kejadian PONV dalam 15 menit pertama pasca operasi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama puasa dengan kejadian PONV (p < 0,05). Pasien dengan durasi puasa lebih dari 8 jam memiliki risiko lebih tinggi mengalami PONV dibandingkan dengan pasien yang menjalani puasa sesuai rekomendasi. Kesimpulan : Penelitian ini terdapat hubungan antara lama puasa preoperatif dengan kejadian PONV pada pasien spinal anestesi. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengoptimalkan manajemen puasa preoperatif sesuai SOP untuk meminimalkan risiko PONV dan meningkatkan kualitas pelayanan perioperative.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Jumlah persalinan dengan metode SC meningkat setiap tahunnya, berbagai faktor dengan berbagai indikasi. Pasien operasi caesar sering kali merasakan nyeri sebagai salah satu akibat yang paling nyata, Salah satu teknik distraksi untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan mendengarkan murotal Al-Qur’an. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC di ruang nifas Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025. Metode : Penelitian ini melakukan desain one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Post Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma, Sampel penelitian nya adalah Ibu Post Sectio Caesaria yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 65 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam bentuk kuesioner observasional yang menggunakan skala penilaian numerik (NRS) untuk mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapi murotal surat Ar Rahman. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada penurunan nyeri pasien post SC setelah diberikan intervensi terapi surat Ar Rahman dengan nilai p < 0,005. Sebelum intervensi, mayoritas responen memiliki skala nyeri berat. Namun setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sedang dan ringan. Kesimpulan : terapi murotal surat Ar Rahman berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pasien post SC di ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang. Disarankan untuk tenaga kesehatan agar bisa menerapkan terapi murotal dalam upaya menurunkan nyeri pada post SC.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kejadian Hipotermi Dengan Nadi dan Tekanan Darah Pasca Operasi di Recovery Room RSUD Kabupaten Bekasi

2025•Koleksi Perpustakaan

Periode pemulihan setelah operasi dikenal sebagai waktu dengan resiko tinggi untuk terjadinya komplikasi di recovery room. Hipotermi adalah komplikasi pasca anestesi yang sering ditemukan di ruang recovery room, baik general anestesi maupun spinal anestesi. Hipotermi pasca operasi memiliki dampak signifikan pada hemodinamik, terutama terkait perubahan tekanan darah dan respons kardiovaskular pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan kejadian hipotermi dengan nadi dan tekanan darah pasca operasi di recovery room RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif non exsperimental dengan metode korelasi dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling melibatkan 50 responden. Data dianalisis menggunakan spearman rank. Instrument penelitian berupa pendekatan studi observational analytic dengan pendekatan (cross sectional). Hasil: Berdasarkan klasifikasi ASA kategori ASA II 38 orang (76%), berdasarkan lama operasi sebagian besar responden menjalankan operasi dengan durasi sedang 1-3 jam sebanyak 44 orang (88%), berdasarkan suhu ruangan kamar operasi sebagian besar responden menjalani operasi dengan suhu ruangan normal 18-24 18-24°C yaitu 36 orang (72%), berdasarkan jenis anestesi sebagian besar responden menjalani pembedahan dengan General anestesi yaitu dilakukan sebanyak 33orang (66%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar responden adalah berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 32 orang (64%), brdasarkan sebagian besar usia responden dewasa awal sebanyak 12 orang (24%). Pada uji statistic spearman rank diperoleh nilai Signifikansi 0.000. Kesimpulan: Ada hubungan kejadian hipotermi dengan nadi dan tekanan darah di recovery room pasca operasi RSUD Kabupaten Bekasi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEJADIAN HIPOTERMI DENGAN NADI DAN TEKANAN DARAH PASCA OPERASI DI RECOVERY ROOM RSUD KABUPATEN BEKASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Periode pemulihan setelah operasi dikenal sebagai waktu dengan resiko tinggi untuk terjadinya komplikasi di recovery room. Hipotermi adalah komplikasi pasca anestesi yang sering ditemukan di ruang recovery room, baik general anestesi maupun spinal anestesi. Hipotermi pasca operasi memiliki dampak signifikan pada hemodinamik, terutama terkait perubahan tekanan darah dan respons kardiovaskular pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan kejadian hipotermi dengan nadi dan tekanan darah pasca operasi di recovery room RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif non exsperimental dengan metode korelasi dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling melibatkan 50 responden. Data dianalisis menggunakan spearman rank. Instrument penelitian berupa pendekatan studi observational analytic dengan pendekatan (cross sectional). Hasil: Berdasarkan klasifikasi ASA kategori ASA II 38 orang (76%), berdasarkan lama operasi sebagian besar responden menjalankan operasi dengan durasi sedang 1-3 jam sebanyak 44 orang (88%), berdasarkan suhu ruangan kamar operasi sebagian besar responden menjalani operasi dengan suhu ruangan normal 18-24 18-24°C yaitu 36 orang (72%), berdasarkan jenis anestesi sebagian besar responden menjalani pembedahan dengan General anestesi yaitu dilakukan sebanyak 33orang (66%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar responden adalah berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 32 orang (64%), brdasarkan sebagian besar usia responden dewasa awal sebanyak 12 orang (24%). Pada uji statistic spearman rank diperoleh nilai Signifikansi 0.000. Kesimpulan: Ada hubungan kejadian hipotermi dengan nadi dan tekanan darah di recovery room pasca operasi RSUD Kabupaten Bekasi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail