Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: IPV
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Desang Pemberian Imunisasi IPV(Inactived Polio Vaaccine) Pada Bayi Usia 4 Bulan di Desa Bantarjaya Tahun 2020

2021•Koleksi Perpustakaan

Menurut puskesmas kecamatan pebayuran pada tahun 2019 bayi yang melakukan imunisasi IPV (inactived polio vaccine) sebanyak 345 bayi (79,3%) dan yang tidak melakukan imunisasi IPV (inactived polio vaccine) sebanyak 90 bayi (20,6%).Berdasarkan data yang peneliti peroleh dari hasil obsevasi, di dapatkan bahwa kurangnya minat masyarakat terutama ibu yang mempunyai bayi terhadap vaksin yang diberikan secara suntik sehingga memungkinkan terjadinya ke tidak seimbangan pemberian imunisasi IPV di berbagai tempat pelayanan kesehatan di kabupaten bekasi.Di samping itu cakupan imunisasi IPV(inactivated polio vaccine) polio suntik di puskesmas kecamatan pebayuran pada tahun 2019 dikatakan belum mencapai target pemerintah yaitu sebanyak 95%. Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2020 dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Jenis data yang digunakan adalah Primer dan Skunder. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen yaitu pendidikan, pengetahuan, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, dan Dukungan Kader Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat, dengan uji statistik menggunakan rumus Chi-Square. Hasil dan pembahasan: analisis univariat dan bivariat dari 5 variabel tidak ada kesenjangan antara teori dengan apa yang diteliti. Sebagian besar Responden yang memiliki pendidikan Rendah sebanyak (78,3%) p.value = 0,026 Hasil OR 9,000, pada Responden yang memilik Pengetahuan Rendah (84,3%) p.value = 0,015 Hasil OR 9,333, Pada Responden Kurang memiliki Dukungan keluarga sebanyak(83,3%) p.value = 0.045 Hasil OR 7,000, Pada Responden yang Dukungan Tenaga Kesehatan yang Kurang beperan (83,3%) p.value = 0.045 Hasil OR 7,000, Pada Responden yang Dukungan Kader Kurang beperan (88.8%) p.value = 0,004 Hasil OR 16,000 Kesimpulan: terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan kader dengan pemberian imunisasi IPV (inactived polio vaccine) pada bayi usia 4 bulan di desa bantarjaya. Saran: dalam penelitian ini adalah diharapkan dengan adanya penelitian ini, ibu yang memiliki bayi usia 4 bulan dapat menambah pengetahuan tentang dampak, efek samping, kekurangan dan kelebihan imunisasi IPV ( inactived polio vaccine), bagi tenaga kesehatan, perlu ditingkatkannya pelaksanaan penyuluhan tentang Imunisasi

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi IPV (Inactivated Polio Vaccine) Pada Bayi Usia 4 - 9 Bulan di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedung Waringin Tahun 2019

2020•Koleksi Perpustakaan

Imunisasi Inactivated Polio Vaccine merupakan imunisasi yang bertujuan mencegah penyakit poliomylitis. Pemberian Imunisasi Inactivated Polio Vaccine diutamakan pada bayi usia 4 bulan dengan dosis 0,5 ml disuntik secara Intra Muskular yang bertujuan untuk menjaga dunia tanpa polio dan menghentikan penggunaan Oral Polio Vaccine. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi Inactivated Polio Vaccine pada bayi usia 4 sampai 9 bulan di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedungwaringin tahun 2019. Desain dalam penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 ibu di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedungwaringin yang memiliki bayi usia 4 sampai 9 bulan dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling, menggunakan data primer, data diolah dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan variabel pendidikan (P.value= 0,001), pengetahuan (P.value= 0,009), sikap ( P.value =0,000), dukungan keluarga (P.value= 0,000) yang kurang dari nilai alpha (0,05). Kesimpulannya ada hubungan antara pendidkan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi Inactivated Polio Vaccine pada bayi usia 4 sampai 9 bulan di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedungwaringin tahun 2019. Saran diharapkan ibu lebih menambah wawasan maupun pengetahuan tentang pemberian imunisasi Inactivated Polio Vaccine agar dapat menentukan perilaku yang tepat dalam pemberian imunisasi demi kesehatan dan kesejahteraan bayinya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail