Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Disminore
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Stress dengan Dismenore Hari Pertama Menstruasi pada Mahasiswi Tingkat Akhir di Universitas Medika Suherman

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Dewanti Utami Putri NIM : 020319607 HUBUNGAN STRESS DENGAN DISMENORE HARI PERTAMA MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore primer sering terjadi pada lebih dari 50% wanita sudah masuk usia menstruasi dan 15% diantaranya mengalami nyeri yang hebat. Dismenore primer dialami oleh 60-75% perempuan muda. Tiga perempat jumlah tersebut mengalami dismenore dengan intensitas ringan dan sedang, sedangkan seperempat lainnya mengalami dismenore dengan tingkat berat. Di Indonesia, kejadian dismenore primer mencapai 54,89%. Beberapa studi menyatakan bahwa dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Sekitar 10-15% perempuan dapat absen dari sekolah dan kehilangan waktu bekerja karena dismenore. Angka kejadian dismenore di indonesia sangat tinggi dibandingan dinegara lain Menurut Proverawati & Misaroh (2012) di Indonesia angka kejadian dismenore terdiri dari 72,89% dismenore primer dan 21,11% dismenore sekunder dan angka kejadian dismenore berkisar 45-95% di kalangan perempuan umur produktif. Status gizi merupakan salah satu penyebab kajadian dismenore, status gizi yang mengalami berat badan berlebih merupakan faktor resiko dari dismenore, didapatkan 68,25% yang dismenore dengan status gizi overweight (Danielle, 2011 dalam Beddu, 2015) Oleh karena itu penulis tertarik meneliti “Hubungan Stres Dengan Dismenore Hari Pertama Menstruasi Pada Mahasiswi Di Universitas Medika Suherman” Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress dengan dismenore hari pertama menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan dismenore pre menstruasi pada mahasiswi Menurut sigiyono (2017:215) adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek tertentu yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang di tetapkan oleh peneliti ini untuk di pelajari dan kemudian di tarik kesimpulanya. Populasi dan sampel menggunakan total sampling dimana teknik pengambilan sampel yaitu mahasiswi Universitas Medika Suherman tingkat akhir yang berjumlah 40 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan chi square didapatkan ada hubungan tingkat stress dengan dismenore pada hari pertama dengan p-value 0,000 Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan tingkat stress dengan dismenore pada hari pertama menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di Universitas Medika Suherman. Kata Kunci: Hari Pertama Menstruasi, Disminore, Stress Daftar Pustaka: 11 Jurnal (2010-2023)

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pemberian bantal hangat terhadap disminorea pada remaja putri sarjana keperawatan di universitas medika suherman 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Iga Sagala Nim : 020319618 PENGARUH PEMBERIAN BANTAL HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore adalah gangguan menstruasi berupa rasa sakit atau nyeri hebat pada bagian bawah perut. Secara umum penanganan dismenore terbagi dalam dua kategori yaitu dengan cara terapi farmakologi dan non- farmakologi. Namun yang dilakukan peneliti adalah penanganan dengan cara non-farmakologi yaitu dengan intervensi pemberian bantal hangat. Pemberian bantal hangat dapat menurunkan nyeri disminore dan memberikan rasa hangat dengan menggunakan alat pemanas elektrik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Bantal Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Disminore Pada Remaja Putri Sarjana Keperawatan Di Universitas Medika Suherman Cikarang Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian Pre-Post experimental design. Metode penelitian experiment termasuk dalam metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2023. Populasi penelitian ini adalah remaja putri sarjana keperawatan Universitas Medika Suherman yang mengalami dismenore. Sampel penelitian sejumlah 42 remaja putri. Hasil Penelitian: Pada Uji Paired T Test pada penelitian didapatkan hasil akhir yakni P- Value sebesar 0.000 0.05, karena nilai P-Value sebesar 0.000 atau 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini Ha diterima karena hasil P-Value 0.05, artinya ada perbedaan antara hasil Pre-Test dan Post-Test, sehingga ada pengaruh terhadap pemberian bantal hangat pada nyeri disminore sebelum intervensi (Pre-Test) dan sesudah intervensi (Post-Test). Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian bantal hangat terhadap nyeri disminore pada remaja putri di Universitas Medika Suherman Kata Kunci: Bantal hangat, dismenore, remaja putri Sarjana Keperawatan Universitas Medika Suherman

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Herbal Chai Hu Shu Gan Tang Terhadap Disminore Dengan Sindrom Stagnasi Qi Hati di Klinik Karya

2024•Koleksi Perpustakaan

Salah satu keluhan yang muncul saat menstruasi adalah nyeri dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari yang ringan hingga berat. Nyeri ini yang biasanya disebut dengan dismenorea, yaitu keadaan nyeri hebat dan dapat menggangu aktifitas sehari-hari (Kusminar, 2012). Dismenorea merupakan gangguan menstruasi yang sering dilaporkan dan merupakan masalah ginekologi paling umum di antara wanita baik dewasa maupun remaja (Larasati & Alatas, 2016). Remaja pada 3 tahun pertama menarche banyak yang melaporkan mengalami dismenorea dan wanita usia 17-24 tahun kemungkinan besar mengalami dismenorea (Lowdermilk et al., 2013). Menurut Traditional Chiness Medicine (TCM) dismenore dalam bahasa China disebut dengan Tong jing disebabkan oleh serangan dingin dan staqnasi qi-hati selama menstruasi yang mengakibatkan staqnasi darah atau defisiensi darah. Stagnasi qi-hati dapat menjadi konsekuensi dari ketidakharmonisan emosional dan mental, seperti depresi, kemarahan, frustrasi, dan dendam. Dismenorea merupakan permasalahan ginekologi utama yang sering dikeluhkan oleh wanita. Angka kejadian dismenorea di dunia sangat besar. Sekitar 90% dari remaja wanita mengalami dismenorea serta lebih dari 50% mengalami dismenorea primer dengan 10-20% mengalami gejala yang cukup parah. Prevalensi dismenorea di Indonesia sebesar 64,25% yang terdiri dari dismenorea primer 54,89% serta dismenorea sekunder 9,36% (Yusuf, 2017).Selain itu Nyeri Haid juga dapat dikurangi dengan mengkomsumsi obat tradisional seperti Chai Hu Shu Gan Tang. Chai Hu Shu Gan Tang merupakan ramuan herbal China yang berfungsi untuk membantu mengurangi gejala PMS (Pramenstruasi Sindrome) seperti perubahan mood, mudah marah, dan sakit kepala, selain itu juga dapat membantu meredakan nyeri haid dan melancarkan haid yang tidak teratur (Peillin, 2011).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri Kelas X di SMAN 1 Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Di Indonesia presentase kejadian dismenorea primer sebesar 64,8%. Disminore primer merupakan salah satu penyebab utama terganggunya aktifitas remaja putri usia sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian disminore primer pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Desain penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan jumlah 166 remaja putri kelas X. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis penelitian yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic chi square. Hasil menunjukan bahwa variable yang berhubungan dengan kejadian disminore primer pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Cikarang Timur adalah usia menarche (p=0,002), Stress (p=0,006), lama menstruasi (p=0,001), olahraga (p=0,002) dan konsumsi fast food (p=0,002). Dari 5 variabel yang diteliti hasilnya semua berhubungan dengan kejadian disminore primer pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Cikarang Timur. Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan remaja putri di SMAN 1 Cikarang Timur dapat merubah pola hidup lebih sehat yaitu mengurangi atau menghindari stress, rajin olahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk mengurangi rasa nyeri akibat menstruasi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail