Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Diare Anak
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Gyssens dan ATC/DDD Terhadap Outcome Klinis Pasien Rawat Inap Diare Anak di RS Pertama Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien anak dengan diare perlu diperhatikan untuk memastikan terapi sesuai indikasi dan mencegah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kualitatif menggunakan metode Gyssens dan secara kuantitatif menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD), serta menganalisis hubungannya dengan lama rawat inap dan outcome klinis pasien anak dengan diare di RS Permata Bekasi periode 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan data rekam medis pasien anak rawat inap dengan diare. Evaluasi kualitatif dilakukan menggunakan metode Gyssens, sedangkan evaluasi kuantitatif menggunakan metode ATC/DDD. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan antibiotik paling banyak termasuk kategori 0 sebanyak 65 pasien (56,5%), sedangkan kategori I sebanyak 37 pasien (32,2%), IIA sebanyak 3 pasien (2,6%), dan IVA sebanyak 10 pasien (8,7%). Ceftriaxone merupakan antibiotik dengan konsumsi tertinggi sebesar 34,88 DDD/100 patient-days. Sebanyak 82 pasien (71,3%) sembuh dan 33 pasien (28,7%) membutuhkan perawatan lebih lama. Tidak terdapat hubungan bermakna antara Gyssens, jumlah antibiotik, maupun ATC/DDD dengan lama rawat inap maupun outcome klinis (p>0,05). Disimpulkan bahwa sebagian besar penggunaan antibiotik telah rasional, dengan ceftriaxone sebagai antibiotik yang paling banyak digunakan, namun tidak ditemukan hubungan bermakna antara penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap maupun outcome klinis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Terapi Pengobatan Pasien Rawat Inap Diare Anak Dengan Analisis Biaya di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2024

2025•Koleksi Perpustakaan

Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, khususnya di negara berkembang, yang memerlukan penanganan tepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan gambaran pengobatan pasien diare anak rawat inap di RS Sentra Medika Cibinong tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan pengambilan data sekunder dari rekam medis dan billing pasien. Sampel penelitian mencakup seluruh pasien anak yang didiagnosis diare dan menjalani perawatan inap pada periode Januari– Desember 2024, dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat untuk distribusi karakteristik pasien, jenis terapi, dan komponen biaya, serta bivariat untuk melihat hubungan antara jenis terapi dengan total biaya pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan variasi jenis terapi meliputi terapi farmakologis (antibiotik, probiotik, suplemen) dan non-farmakologis (rehidrasi oral/intravena). Komponen biaya terbesar berasal dari biaya obat dan rawat inap. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jenis terapi tertentu dengan total biaya pengobatan (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan terapi yang tepat tidak hanya berpengaruh terhadap efektivitas klinis, tetapi juga dapat mempengaruhi efisiensi biaya, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam kebijakan pengobatan rasional di rumah sakit.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail