Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Defisiensi Limpa
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Tui Na Terhadap Perubahan Berat Badan Balita Penderita Malnutrisi (Gan Zheng) Sindrom Defisiensi Limpa Dengan Stagnasi Makanan

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Malnutrisi pada balita masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Masalah ini berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh anak. Malnutrisi merupakan kondisi ketidakseimbangan asupan zat gizi, yang secara umum dibagi menjadi dua kategori, yaitu undernutrition (gizi kurang) dan overnutrition (gizi lebih). Undernutrition mencakup kondisi seperti stunting, wasting, dan underweight, sedangkan overnutrition berkaitan dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Salah satu penyebab malnutrisi, terutama undernutrition, adalah gangguan fungsi sistem pencernaan. Dalam pandangan pengobatan tradisional Tiongkok, kondisi ini sering dikaitkan dengan sindrom defisiensi limpa dengan stagnasi makanan. Terapi Tui Na dapat digunakan untuk memperbaiki fungsi limpa dan meningkatkan berat badan balita pada penderita malnutrisi. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi Tui Na terhadap perubahan berat badan pada balita penderita malnutrisi (Gan Zheng) sindrom defisiensi limpa dengan stagnasi makanan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre- eksperimental, yaitu one group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 20 partisipan berusia 1-5 tahun, yang diambil dari Panti Sehat NPJ, Kota Bekasi, Jawa Barat, selama periode Maret hingga Juli 2025. Terapi Tui Na dilakukan sebanyak 6 kali dalam waktu 2 minggu, dengan melakukan pengukuran berat badan sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Rata-rata berat badan partisipan sebelum intervensi adalah 11,285 kg (SD 1,859), meningkat menjadi 11,600 kg (SD 1,959) setelah intervensi, dengan selisih rata-rata sebesar 0,315 kg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0.000, yang berarti ada perbedaan signifikan antara berat badan sebelum dan setelah terapi Tui Na. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima, hal ini menunjukkan bahwa terapi Tui Na memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan berat badan. Kesimpulan: Terapi Tui Na memberikan pengaruh terhadap peningkatan berat badan balita penderita malnutrisi (Gan Zheng) sindrom defisiensi limpa dengan stagnasi makanan

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Herbal Formula Xiangsha Liujunzi Tang Terhadap Pasien Gangguan Pencernaan Dengan Sindrom Defisiensi Limpa

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Gangguan pencernaan merupakan suatu masalah kesehatan yang umum dihadapi oleh masyarakat global. Gejala-gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, perut kembung, diare, konstipasi, obstipasi dll, diantaranya sindrom defisiensi limpa adalah sindrom yang sering dijumpai. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah formula herbal Xiangsha Liujunzi Tang di mana dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan penelitian pre-exsperimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Dilakukan pengukuran awal terlebih dahulu sebelum diberikan intervensi, kemudian dilakukan pengukuran akhir. Hasil dan Pembahasan: Sampel penelitian mencakup 30 responden pasien gangguan pencernaan dengan sindrom defisiensi limpa. Adanya efektifitas herbal Xiangsha Liujunzi Tang dalam menurunkan nyeri gangguan pencernaan dengan sindrom defisiensi limpa. Kesimpulan: Berdasarkan analisis didapatkan hasil yang sangat signifikan (ρ < 0,05) membuktikan bahwa tindakan pemberian herbal Xiangsha Liujunzi Tang efektif dalam menurunkan gejala gangguan pencernaan dengan sindrom defisiensi limpa.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail