Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: Retno Tri Anjani
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Scaffold Hidroksiapatit Tulang Ikan Kakap Putih Bermuatan Ampisilin-Sulbaktam: Uji Pelepasan Obat

2026•Koleksi Perpustakaan

Osteomielitis merupakan peradangan tulang dan sumsum tulang akibat infeksi bakteri yang membutuhkan sistem penghantaran obat lokal secara terkontrol untuk mencapai konsentrasi terapi optimal pada lokasi target. Scaffold hidroksiapatit (HAp) berpotensi digunakan sebagai sistem penghantaran antibiotik lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan scaffold HAp tulang ikan kakap putih (Lates calcarifer) bermuatan ampisilin-sulbaktam serta mengevaluasi karakteristik dan profil pelepasan obat. Penelitian dilakukan secara eksperimental in vitro dengan variasi ampisilin-sulbaktam 1,5 g, 2 g, dan 2,5 g. Karakterisasi meliputi pengamatan makroskopis, mikroskopis, FTIR, dan uji pelepasan obat menggunakan PBS selama 24 jam. Hasil menunjukkan seluruh formula membentuk scaffold berpori dan memiliki gugus fungsi khas HAp serta ampisilin-sulbaktam. Persentase pelepasan kumulatif pada jam ke-24 masing-masing sebesar 57,81%, 68,70%, dan 74,20%. Profil pelepasan lebih sesuai dengan model higuchi dengan nilai R² berturut-turut 0,6133; 0,9347; dan 0,9679. Uji One Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antarformula (p=0,497). Dengan demikian, tulang ikan kakap putih dapat diformulasikan menjadi scaffold HAp bermuatan ampisilin-sulbaktam dan berpotensi sebagai sistem penghantaran antibiotik lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail