Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ernawati

2 karya publik ditemukan.

2026: 12019: 1

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Manajemen Pola Diet pada Penderita Batu Ginjal di RS Siloam Lippo Cikarang

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang dapat mengalami kekambuhan dan berkaitan dengan pola makan serta gaya hidup. Pengetahuan mengenai pola diet pencegahan penting untuk mendukung penerapan manajemen pola diet secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan manajemen pola diet pada penderita batu ginjal di RS Siloam Lippo Cikarang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 61 penderita batu ginjal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan manajemen pola diet, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Chi-square test. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik penelitian dari Komite Etik Penelitian Kesehatan dengan nomor No:006834/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2026. Hasil: Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 22 responden (36,1%), diikuti kategori kurang sebanyak 21 responden (34,4%) dan baik sebanyak 18 responden (29,5%). Manajemen pola diet sebagian besar berada pada kategori tidak patuh sebanyak 39 responden (63,9%), sedangkan patuh sebanyak 22 responden (36,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p<0,001. Proporsi kepatuhan pada responden dengan pengetahuan baik sebesar 72,2%, cukup sebesar 38,1%, dan kurang sebesar 4,5%. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan manajemen pola diet pada penderita batu ginjal di RS Siloam Lippo Cikarang. Semakin baik tingkat pengetahuan, semakin tinggi proporsi kepatuhan dalam menerapkan manajemen pola diet. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi dan pendampingan mengenai manajemen pola diet sebagai upaya mendukung pencegahan kekambuhan batu ginjal.

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tertusuk Benda Tajam Pada Perawat di Unit Rawat Inap Lantai 3 RS Sentra Medika Cibinong

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka kejadian tertusuk benda tajam di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2016 yaitu ada 6 kasus, kemudian meningkat di tahun 2017 yaitu sebanyak 8 kasus. Kejadian tertusuk benda tajam dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor pengetahuan perawat, sikap perawat dan kepatuhan perawat dalam menggunakan APD ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengankejadian tertusuk benda tajam pada perawat di unit rawat inap lantai 3 RS Sentra Medika Cibinong tahun 2018.Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di unit rawat inap lantai 3 yang berjumlah 48.Sampel penelitian sejumlah 48 perawat. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan, ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian tertusuk benda tajam (p=0,003). Ada hubungan antara sikap dengan kejadian tertusuk benda tajam (p=0,007). Ada hubungan antara kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian tertusuk benda tajam (p=0,028). Kesimpulan, ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan kepatuhan penggunakan APD dengan kejadian tertusuk benda tajam di RS Sentra Medika Cibinong. Saran, sosialisasi K3 kepada perawat dilakukan secara konsisten dan berkala