Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: perimenopause
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pumpkin Seed Oil (Cucurbita Pepo) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Diastolik Ibu Perimenopause Dengan Hipertensi Derajat 1 di Klinik Salsabila Husada Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi pada perempuan perimenopause berkaitan dengan perubahan hormonal dan fungsi vaskular. Pumpkin seed oil (PSO) berpotensi mendukung fungsi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, tetapi bukti penggunaannya sebagai terapi komplementer pada perempuan perimenopause dengan hipertensi derajat 1 masih terbatas. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian PSO (Cucurbita pepo) terhadap penurunan tekanan darah diastolik pada ibu perimenopause dengan hipertensi derajat 1. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan desain two-group pretest-posttest melibatkan 38 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kedua kelompok mendapat amlodipine 5 mg, sedangkan kelompok intervensi mendapat tambahan PSO 1.000 mg/hari selama 14 hari. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Rerata tekanan darah diastolik kelompok intervensi menurun dari 97,00 ± 1,886 menjadi 83.58 ± 2.293 mmHg, sedangkan kelompok kontrol dari 94.58 ± 2.116 menjadi 88.42 ± 1.305 mmHg. Perbedaan selisih penurunan tekanan darah diastolik antarkelompok bermakna (p < 0,001). Selama intervensi tidak ditemukan keluhan atau reaksi yang tidak diharapkan. Kesimpulan: Pemberian PSO 1.000 mg/hari sebagai terapi komplementer bersama amlodipine 5 mg berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah diastolik pada ibu perimenopause dengan hipertensi derajat 1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Kualitas Hidup Perempuan yang Mengalami Psikosomatik Sindrom Perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Perimenopause merupakan fase transisi menuju menopause yang ditandai oleh perubahan hormonal yang dapat memicu sindrom psikosomatik dan berdampak pada kualitas hidup perempuan. Aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (IMT) diduga berperan dalam memengaruhi kualitas hidup selama masa perimenopause. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan aktivitas fisik dan IMT terhadap kualitas hidup perempuan yang mengalami sindrom psikosomatik perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan case-control. Sampel terdiri atas 66 responden, yaitu 33 kelompok kasus dan 33 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF), Menopause Rating Scale (MRS), serta pengukuran IMT. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA, Kruskal–Wallis, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan kualitas hidup berdasarkan kategori aktivitas fisik maupun IMT pada seluruh domain kualitas hidup (p>0,05). Namun, pada kelompok kasus aktivitas fisik dan IMT secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup domain fisik dan psikologis, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan pengaruh signifikan pada seluruh domain kualitas hidup. Disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan IMT tidak menunjukkan perbedaan kualitas hidup berdasarkan kategorinya, tetapi secara simultan berpengaruh terhadap kualitas hidup domain fisik dan psikologis pada perempuan yang mengalami sindrom psikosomatik perimenopause. Perempuan disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki atau senam ringan, selama sekitar 30 menit, 3–5 kali per minggu, secara rutin dan bertahap sesuai kemampuan dan mempertahankan IMT normal dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang untuk membantu menjaga kualitas hidup.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail