Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Perbandingan Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Kualitas Hidup Perempuan yang Mengalami Psikosomatik Sindrom Perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 2026

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Perimenopause merupakan fase transisi menuju menopause yang ditandai oleh perubahan hormonal yang dapat memicu sindrom psikosomatik dan berdampak pada kualitas hidup perempuan. Aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (IMT) diduga berperan dalam memengaruhi kualitas hidup selama masa perimenopause. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan aktivitas fisik dan IMT terhadap kualitas hidup perempuan yang mengalami sindrom psikosomatik perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan case-control. Sampel terdiri atas 66 responden, yaitu 33 kelompok kasus dan 33 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF), Menopause Rating Scale (MRS), serta pengukuran IMT. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA, Kruskal–Wallis, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan kualitas hidup berdasarkan kategori aktivitas fisik maupun IMT pada seluruh domain kualitas hidup (p>0,05). Namun, pada kelompok kasus aktivitas fisik dan IMT secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup domain fisik dan psikologis, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan pengaruh signifikan pada seluruh domain kualitas hidup. Disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan IMT tidak menunjukkan perbedaan kualitas hidup berdasarkan kategorinya, tetapi secara simultan berpengaruh terhadap kualitas hidup domain fisik dan psikologis pada perempuan yang mengalami sindrom psikosomatik perimenopause. Perempuan disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki atau senam ringan, selama sekitar 30 menit, 3–5 kali per minggu, secara rutin dan bertahap sesuai kemampuan dan mempertahankan IMT normal dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang untuk membantu menjaga kualitas hidup.

Kata kunci

Aktivitas Fisik, Indeks Massa Tubuh, Kualitas Hidup, Perimenopause, Sindrom Psikosomatik

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Perbandingan Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Kualitas Hidup Perempuan yang Mengalami Psikosomatik Sindrom Perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 20262026 · oai:ais:library-item:28460

Publikasi terkait