Abstrak
Latar Belakang : Penyakit hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih dari 140/90 mmHg. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya hipertensi seperti faktor genetik, umur, jenis kelamin, kegemukan, serta gaya hidup. Gaya Hidup yang dimaksud seperti merokok, stress, aktivits fisik dan pola makan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Puskemas Ciledug Kabupaten Cirebon didapatkan bahwa program penyakit hipertensi merupakan urutan pertama dari 12 program penyakit terbanyak serta mendapatkan data penderita hipertensi di Puskesmas Ciledug pada tahun 2019 terdapat 9 desa, dari setiap desa di dapatkan hasil yaitu Desa Jatiseeng Kidul dengan jumlah 234 orang yang menderita hipertensi, Desa Ciledug Kulon sebanyak 219 orang yang menderita hipertensi dan Desa Leuweunggajah merupakan peringkat ketiga sebanyak 133 penderita hipertensi dari berbagai Rukun Warga. di Puskemas Ciledug Kabupaten Cirebon didapatkan bahwa program penyakit hipertensi merupakan urutan pertama dari 12 program penyakit terbanyak serta mendapatkan data penderita hipertensi di Puskesmas Ciledug pada tahun 2019 terdapat 9 desa, dari setiap desa di dapatkan hasil yaitu Desa Jatiseeng Kidul dengan jumlah 234 orang yang menderita hipertensi, Desa Ciledug Kulon sebanyak 219 orang yang menderita hipertensi dan Desa Leuweunggajah merupakan peringkat ketiga sebanyak 133 penderita hipertensi dari berbagai Rukun Warga. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Desa Leuweunggajah Puskesmas Ciledug Kabupaten Cirebon Tahun 2020. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan “cross sectional”. Dengan populasi sebanyak 133 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 57 responden. Instrument yang digunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan analisa bivariat menggunakan Chi-Square dengan nilai signifikan < α (0,05). Hasil Penelitian : Hasil dari penelitian ini diperoleh tidak adanya hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Desa Leuweunggajah Puskesmas Ciledug Kabupaten Cirebon Tahun 2020 dengan p-value (1,000). Pada penelitian ini didapatkan dari 57 responden sebanyak 22 orang (73,3%) yang menerapkan gaya hidup sehat memiliki tekanan darah ≥ 140/90 mmHg. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Desa Leuweunggajah Puskesmas Ciledug Kabupaten Cirebon Tahun 2020. Saran : Diharapkan masyarakat penderita hipertensi agar terhindar dari komplikasi yang lebih lanjut, ikut dalam memodifikasi gaya hidup sehari-harinya agar penderita terbiasa.