ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Diabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. KDiabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. Kata Kunci : Jus Tomat,Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Lansia mengalami hipertensi akibat perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol tekanan darah adalah pemberian jus tomat yang mengandung kalium dan likopen sebagai antioksidan yang berperan dalam menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Tambelang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain true experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 24 responden lansia dengan hipertensi yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan masing-masing 12 responden. Kelompok intervensi diberikan jus tomat selama 7 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah setelah pemberian jus tomat. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Sementara itu pada kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,414 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perubahan tekanan darah yang signifikan. Kesimpulan: Pemberian jus tomat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Tambelang sehingga dapat dijadikan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Diabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar
gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi
hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik
yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan
berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes
melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi.
Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian
adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang.
penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum
dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan
uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen.
Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh
pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value
0,000.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat
terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas
sukajaya kabupaten bekasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu
mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan
serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah.