Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: darah tinggi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Akupunktur Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Sindrom Hiperaktivitas Yang Hati

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu faktor utama penyebab kematian di dunia, dengan angka kematian mencapai sekitar 7,5 juta jiwa setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, prevalensi hipertensi menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, tercatat bahwa sebanyak 34,1% penduduk Indonesia mengalami hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi patofisiologis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah melebihi batas normal, yaitu di atas 120/80 mmHg. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti sakit kepala di pelipis atau sisi kepala, pusing, telinga berdenging, gangguan pendengaran, pandangan kabur, mulut dan tenggorokan kering, gangguan tidur, mudah lelah, mudah marah, gangguan ingatan, kelemahan pada pinggang dan lutut, serta kekakuan pada leher. Terapi Akupunktur dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penyakit hipertensi sindrom hiperaktivitas yang hati. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi sindrom hiperaktivitas yang hati. Metode: penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 20 subjek penelitian dari bulan Maret-Juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat Bandung. Sampel berusia 40-60 tahun dengan terapi akupunktur sebanyak 4 sesi terapi selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan cek tekanan darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya penurunan signifikan tekanan darah sistolik dari rata-rata 153 mmHg menjadi 130 mmHg (p = 0,000) dan tekanan darah diastolik dari 87 mmHg menjadi 75 mmHg (p = 0,000) setelah terapi akupunktur. Kesimpulan: Pengobatan Tradisional Tiongkok khususnya terapi akupunktur terbukti secara statistik signifikan menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Akupunktur dapat dijadikan alternatif untuk pengelolaan hipertensi.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Tekanan Darah Tinggi Dengan Self Acceptance Pada Pasien Hipertensi In House Clinic PT. Kayaba Cikarang Kabupaten Bekasi

2023•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan masalah utama disebut sebagai "silent killer" karena seringkali tidak memiliki tanda-tanda peringatan atau gejala. Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat 2016 yaitu 9,84% dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 15,09%. Prevalensi hipertensi di Kota Bekasi pada tahun 2017, sebanyak 19,20% yang menempati urutan ke 19 dari 27 kota dan kabupaten yang berada di Jawa Barat. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 35 orang responden pasien hipertensi yang datang ke in house clinic PT. Kayaba periode Maret 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba dengan nilai P-Value = 0,001 atau Ho ditolak (p< a) atau < 0,05. Kesimpulan ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba Cikarang Kab. Bekasi Tahun 2023. Diharapkan bagi petugas in house clinic PT. Kayaba dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada pasien tentang pentingnya edukasi, pemahaman dan perawatan pada pasien hipertensi. Dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien hipertensi guna mengurangi resiko terjadinya pasien yang tidak dapat menerima dirinya menderita hipertensi.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konsumsi Pisang Cavendish (Sunfresh) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2020•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Data yang didapatkan pada saat aplikasi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang bahagia Kabupaten Bekasi pada bulan Januari 2019 – Maret 2019 didapatkan 113 orang yang mengalami hipertensi, setelah dilakukan pengecekan dan di observasi kembali dari 113 responden di dapatkan data 36 responden yang mengalami peningkatan tekanan darah, dengan umur 35 - >46tahun. Kejadian hipertensi sering kali dikaitkan dengan faktor yang dapat memperbesar risiko atau kecenderungan seseorang menderita hipertensi, diantaranya adalah pola makan, aktivitas fisik, perilaku merokok, stres (faktor yang dapat dimodifikasi), sedangkan faktor yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya adalah faktor genetik, riwayat keluarga, usia, ras. Dengan adanya penelitian ini penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah dengan cara mengkonsumsi pisang cavendish (sunfresh). Pisang cavendish (sunfresh) mengandung karbohidrat yang dapat mengembalikan energi tubuh lebih cepat dari sumber karbohidrat lain seperti nasi dan roti, dan mengandung vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas, mengandung serat dan protein, serta mengandung 358 mg kalium yang membantu kerja jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi dan mengandung 1 mg natrium (Waymintarsih, 2017). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi pisang cavendish (sunfresh) terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Metode : Metode penelitian ini adalah metode pre-eksperimental design dengan bentuk rancangan intact group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia selama tahun 2019 yang berjumlah 113 orang. Sampel berjumlah 30 responden. Untuk mengetahui apakah sebuah kelompok data berdistribusi normal atau tidak dengan melakukan uji Shapiro wilk. Analisis data di lakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji beda dua mean dependent (Paired Sample T Test) dengan nilai signifikan alpha 5% (α = 0,05). Hasil : Ada pengaruh antara mengkonsumsi pisang cavendish (sunfresh) terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia kecamatan karang bahagia kabupaten bekasi. Di dapatkan data kelompok intervensi 16,67/10,00 mmHg dengan ratarata perhari 4,25 dan kelompok control 17,00/12,00 mmHg dengan rata-rata perhari 5,27. Menunjukan bahwa frekuensi usia paling banyak adalah responden usia yang menderita hipertensi >46 tahun sebanyak 25 responden (83,3%), responden usia yang menderita hipertensi 35-45 tahun sebanyak 5 responden (16,7%), sedangkan untuk hasil uji frekuensi jenis kelamin paling banyak adalah responden perempuan sebanyak 18 responden (60,0%), responden laki-laki 12 responden (40,0%), dan untuk hasil uji frekuensi responden yang tidak sesuai diet hipertensi sebanyak 19 responden (63,3%), responden yang sesuai diet hipertensi sebanyak 11 responden(36,7%). Kesimpulan : Pisang cavendish (sunfresh) dapat mempengaruhi terjadinya penurunan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi setelah dikonsumsi 1x dalam sehari sebanyak 200 gr selama 1 minggu. Saran : Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberikan saran agar penderita hipertensi dapat melakukan gaya hidup sehat untuk menghindari komplikasi lebih lanjut dan mengkonsumsi buah-buahan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail