Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: brain gym
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Brain Gym Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Pada Anak Usia Sekolah di SDIT Al-Kamiliyyah Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Anak usia sekolah berada pada tahap perkembangan operasional konkret yang membutuhkan kemampuan konsentrasi yang baik dalam proses belajar. Namun, hasil studi pendahuluan di SDIT Al-Kamiliyyah Kabupaten Bekasi menunjukkan masih banyak siswa yang mengalami tingkat konsentrasi rendah. Brain Gym merupakan intervensi nonfarmakologis berupa serangkaian gerakan sederhana yang bertujuan mengoptimalkan fungsi otak serta membantu meningkatkan konsentrasi belajar anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Brain Gym terhadap tingkat konsentrasi belajar pada anak usia sekolah di SDIT Al-Kamiliyyah Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest - posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I dan V sebanyak 150 siswa, dengan sampel 110 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat konsentrasi diukur menggunakan Grid Concentration Test (GCT). Intervensi Brain Gym diberikan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai p-value < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh metode Brain Gym terhadap peningkatan tingkat konsentrasi belajar. Kesimpulan: Metode Brain Gym berpengaruh dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada anak usia sekolah dan direkomendasikan sebagai terapi keperawatan non-farmakologis.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Perbedaan Latihan Propioceptive Neuromuscular Facilitation dan Brain Gym Terhadap Activity Daily Living Lansia Pasca Stroke di Rumah Sakit Immanuel Bandung Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Proses penuaan membawa berbagai perubahan dalam aspek fisik, mental, dan sosial pada individu lanjut usia. Pasca stroke, kebanyakan masih mengalami sisa-sisa kerusakan otak yang belum sepenuhnya pulih, meningkatkan ketergantungan pada orang lain untuk melakukan aktivitas seharihari (ADL) dan memerlukan terapi untuk pemulihan. Berbagai jenis terapi seperti Propioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dan Brain Gym telah dikembangkan untuk membantu pemulihan pasien. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek dari PNF dan Brain Gym terhadap perubahan dalam tingkat kemandirian ADL pada lansia pasca stroke, dengan manfaat potensial untuk meningkatkan pemahaman dalam bidang kesehatan khususnya pada pasien lanjut usia pasca stroke. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Two-Group Pretest-Posttest. Dua puluh lansia dari RS Immanuel Bandung dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok PNF dan Brain Gym. Terapi dilakukan selama delapan sesi dengan frekuensi dua kali seminggu, dengan pengumpulan data menggunakan Barthel Index untuk mengukur tingkat kemandirian ADL. Hasil : Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 untuk kedua kelompok perlakuan, menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Nilai p-value dari intervensi kombinasi PNF dan Brain Gym menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kemandirian ADL pada pasien pasca stroke. Kesimpulan : Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi PNF dan Brain Gym berpengaruh positif terhadap tingkat kemandirian ADL pada pasien pasca stroke.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail