BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Keringat berlebih dapat menimbulkan masalah bau badan karena bercampur dengan metabolisme bakteri di kulit seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Daun jambu air (Syzygium aqueum) dan daun mangga (Mangifera indica L.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, fenol, tanin dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya penghambatan antibakteri pada ekstrak serta sediaan deodorant spray dengan kombinasi ekstrak terpurifikasi daun jambu air dan daun mangga pada perbandingan 1:1, 1:2, 2:1 dan formula sediaan deodorant spray dengan konsentrasi 5% (F1), 7,5% (F2), dan 10% (F3) melalui metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan zona hambat ekstrak terhadap Staphylococcus aureus berurutan yaitu 8,24±0,09 mm, 12,34±0,12 mm, dan 10,31±0,06 mm dan pada Pseudomonas aeruginosa yaitu 7,25±0,15 mm, 8,36±0,13 mm, dan 7,36±1,00 mm. Zona hambat sediaan deodorant spray terhadap Staphylococcus aureus sebesar F1 10,32±0,09 mm, F2 11,64±0,10 mm, dan F3 13,70±0,09 mm, terhadap Pseudomonas aeruginosa yaitu F1 7,34±0,12 mm, F2 9,32±0,09 mm, dan F3 10,68±0,05 mm. Kesimpulan daya hambat ekstrak kombinasi terbaik pada 1:2 yaitu 8,36±0,13 dan 12,34±0,12 mm, dan deodorant spray pada formula F3 13,70±0,09 dan 10,68±0,05 dalam kategori kuat.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Jerawat merupakan peradangan kulit yang salah satunya disebabkan oleh Propionibacterium acnes. Alternatif penggunaan bahan alam sebagai antibakteri dinilai lebih aman dibandingkan antibiotik sintetis. Daun jambu air (Syzygium aqueum) dan daun mangga (Mangifera indica) mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak kombinasi kedua daun dalam bentuk sediaan face mist terhadap P. acnes dengan metode dilusi. Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70% kemudian diformulasikan menjadi face mist dengan konsentrasi 3%, 5%, 7%, dan 10%. Uji meliputi Konsentrasi Hambat Minimum (KHM), Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM), serta evaluasi fisik sediaan. Hasil menunjukkan ekstrak kombinasi memiliki KHM pada 5% dan KBM pada 7%. Sediaan face mist memenuhi syarat fisik (pH, homogenitas, viskositas, bobot jenis, daya semprot) dan menunjukkan aktivitas antibakteri optimal pada konsentrasi 7%. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05). Kesimpulannya, kombinasi ekstrak daun jambu air dan daun mangga berpotensi dikembangkan sebagai face mist antibakteri alami untuk pencegahan jerawat.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Produksi keringat yang berlebih dapat memicu masalah seperti bau badan yang disebabkan
oleh bakteri diantaranya Straphylococcus aureus dan Straphylococcus epidermidis.
Kandugan pada daun jambu air dan daun bandotan seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan
saponin berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui zona hambat yang dihasilkan pada sediaan deodoran semprot terhadap bakteri
penyebab bau badan dengan mengkombinasikan ekstrak daun jambu air (Syzygi
um aqueum (Burm.F) Alston) dan ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L) pada 3
formula yaitu F1(1%), F2(2%) dan F3(4%) menggunakan metode difusi cakram. Zona
hambat deodoran semprot kombinasi ekstrak daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm.F)
Alston) daun bandotan (Ageratum conyzoides L) memiliki daya hambat terhadap bakteri
Straphylococcus aureus dan straphylococcus epidermidis sebesar F1 7,00-7,67 mm, F2 88,33 mm dan F3 9,33-11,67 mm Kesimpulan diketahui nilai daya hambat sediaan deodorant semprot diberikan pada formula F3 sebesar 9,33-11,67 mm dengan kategori kuat.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penyakit infeksi ialah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen yang bersifat dinamis. Dengan meningkatnya obat-obatan pada masa kini, mikroorganisme menjadi resisten terhadap banyak antibiotik, sehingga mengurangi efektivitas obat-obatan. Tujuan penelitian ini untuk menguji adanya aktivitas antibakteri pada minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri Escherichia coli, Propinibacterium acne, dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan metode difusi cakram. Analisis data yang digunakan adalah Uji statistik One Way ANOVA. Pengamatan menunjukkan daya hambat terhadap ketiga bakteri tersebut memperlihatkan adanya pengaruh minyak atsiri yang diberikan. Hasil Uji statistik One Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi P>0,05 yang dapat disimpulkan bahwa rata-rata tersebut tidak berbeda signifikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum) mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, Propionibacterium acne, dan Staphylococcus aureus dengan besar zona hambat yang berbeda-beda tergantung dengan besarnya konsentrasi. Bagi mahasiswa/i disarankan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Uji Antibakteri dengan menggunakan metode dan bahan lain.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan negara yang terletak di daerah tropis dan memiliki jenis flora dan fauna yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Salah satunya adalah keanekaragaman tumbuhan yang memiliki banyak manfaat baik bagi manusia, hewan maupun lingkungan. Dan salah satu contoh nya adalah tumbuhan minyak atsiri. Tumbuhan obat merupakan sumber dari obat tradisional yang banyak di antaranya telah digunakan secara turun temurun. Penggunaan bahan alam dapat dipilih sebagai alternatif. Metode penelitian yang dilakukan yaitu ekperimental metode uji antibakteri cakram dalam melihat sereh wangi (Cymbopogon Citratus). Sempel yang digunakan adalah minyak atsiri sereh wangi (Cymbopogon citratus) menggunakan bakteri Escherichia coli, Propionibactaerium acne, Staphylococcus aureus Hasil penelitian aktivitas antibakteri minyak atsiri sereh wangi (cymbopogon citratus) pada beberapa bakteri terjadinya penghambatan terhadap bakteri Escherichia coli, staphylococcus aureus, propionibacterium acne yang di tandai dengan ada nya zona hambat di sekitar kertas cakram. Konsentrasi 30% pada bakteri Propionibacterium acne cukup efektif Uji antibakteri minyak atsiri sereh wangi memiliki potensi sebagai antibakteri dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli, Propionibacterium acne, dan Staphylococcus aureus. Konsentrasi yang paling cukup efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut yaitu pada konsentrasi 30% Propionibacterium acne