Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tablet hisap
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Formulasi dan Evaluasi Tablet Hisap Nutraseutikal Limbah Pangan Kulit Pisang Raja (Musa x paradisiaca L.) sebagai Antioksidan Terhadap Histologi Paru Mencit

2026•Koleksi Perpustakaan

Paparan asap rokok menghasilkan radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif dan menyebabkan kerusakan jaringan paru. Kulit pisang raja (Musa × paradisiaca L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kulit pisang raja menjadi sediaan tablet hisap nutraseutikal, mengevaluasi mutu fisik dan tingkat penerimaan sediaan, serta mengetahui efek protektifnya terhadap histopatologi paru mencit yang dipapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vivo dengan desain post-test only control group design. Ekstrak kulit pisang raja diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diformulasikan menjadi tiga formula tablet hisap dengan konsentrasi ekstrak 20%, 25%, dan 30%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji sifat fisik tablet, uji hedonik, serta pengamatan histopatologi paru berdasarkan skor hemoragi, infiltrasi sel radang, dan penebalan septa alveoli. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan Post Hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang raja mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin dengan rendemen sebesar 14,47%. Seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi sifat fisik, kecuali Formula III pada uji kekerasan. Uji hedonik menunjukkan bahwa seluruh formula dapat diterima oleh panelis dan Formula II memperoleh tingkat penerimaan terbaik. Pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa Formula III memberikan skor kerusakan paru terendah dibandingkan kelompok perlakuan lainnya. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar kelompok (p=0,000), dan uji Tukey HSD menunjukkan bahwa Formula III memberikan efek protektif yang lebih baik dibandingkan Formula I serta tidak berbeda bermakna dengan kelompok kontrol positif dan kelompok normal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Aktivitas Antioksidan Tablet Hisap Ekstrak Etanol 96% Kulit Pisang Raja (Musa x paradisiaca L.) sebagai Produk Nutraseutikal

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan tablet hisap ekstrak kulit pisang raja (Musa x paradisiaca L.) dengan variasi konsentrasi ekstrak 20%, 25%, dan 30%, mengevaluasi profil disolusi dan kinetika pelepasannya, serta mengetahui aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Tablet hisap dibuat dengan metode granulasi basah karena ekstrak yang digunakan bersifat kental. Sebelum formulasi, dilakukan determinasi tanaman dan skrining fitokimia ekstrak. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji sifat fisik granul (laju alir, sudut diam, kadar air, dan kompresibilitas), uji disolusi dan analisis kinetika pelepasan zat aktif, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Data aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan uji One-way ANOVA dengan taraf signifikansi <0,05. Hasil determinasi tanaman mengonfirmasi bahwa sampel merupakan kulit buah pisang raja (Musa x paradisiaca L.) famili Musaceae, dan skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi granul. Hasil uji disolusi menunjukkan bahwa Formula I mengikuti pola kinetika orde nol, sedangkan Formula II dan Formula III mengikuti pola Korsemeyer-Peppas, dengan nilai %disolusi yang belum menunjukkan pelepasan zat aktif secara optimal. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki aktivitas antioksidan kategori kuat dengan nilai IC₅₀ Formula I sebesar 62,137 ppm, Formula II sebesar 62,013 ppm, dan Formula III sebesar 60,859 ppm. Hasil analisis One-way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar formula (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak kulit pisang raja berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan tablet hisap, dengan Formula III sebagai formula terbaik karena memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail