ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes melitus adalah penyakit tidak menular dengan gangguan metabolisme tubuh dalam waktu lama yang ditandai dengan kadar gula di dalam darah yang tinggi. Luka diabetik dikategorikan sebagai luka kronis dikarenakan respon inflamasi yang memanjang. Luka diabetik yang tidak sembuh menjadi faktor resiko infeksi yang menyebabkan amputasi bahkan berujung kematian. Adapun faktor –faktor yang mempengaruhi perawatan luka yaitu usia yang bertambah akan meningkatkan kedewasaan seseorang sehingga seorang dapat berfikir secara lebih rasional, jenis kelamin perempuan lebih peduli didalam melakukan perawatan diri dan berupaya seoptimal mungkin untuk melakukan perawatan diri dari penyakit yang dideritanya, tingkat pendidikan mempengaruhi pola pikir, tingkat pengetahuan yang tinggi akan meningkatkan perilaku pasien terhadap perawatan luka diabetik, begitu juga dengan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan perawatan luka diabetik pada pasien diabetes melitus pasca rawat inap di poli bedah RSSM Cibinong dan RSSM Cisalak. Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 45 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang Berhubungan dengan ketepatan perawatan luka diabetik pada pasien diabetes melitus pasca rawat inap di RSSM Cibinong dan RSSM Cisalak adalah usia. jenis kelamin, pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan nilai p- value kurang dari 0,05. Kata kunci: Diabetes Melitus, Perawatan Luka Diabetik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS)
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS
Skripsi, April 2021
Nama : ERNA PUJIWATI
NIM : 020319714
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP TINDAKAN PERAWATAN LUKA PADA PASIEN DENGAN ULCUS DIABETIK FOOT DI RUANG PERAWATAN BEDAH RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA
xv + 74 Halaman + 6 Tabel + 12 Lampiran.
ABSTRAK
Diabetes melitus menyebabkan komplikasi kronik, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik karena terjadi kerusakan syaraf, tidak dapat membedakan suhu, penurunan merasakan nyeri, kulit kaki kering dan mudah pecah, sehingga mudah terjadi infeksi dan berpengaruh pada manajemen diri pasien seperti motivasi, efikasi diri dan kecemasan. Tujuan penelitian adalah mengetahui Hubungan Motivasi Perawat terhadap Tindakan Perawatan Luka pada Pasien dengan Ulcus Diabetik Foot di Ruang Perawatan Bedah RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah perawat di Ruang Perawatan Bedah (Ruang Bougenville dan Ruang Mawar) yang berjumlah 26 orang. Tehnik sampel menggunakan accindental sampling dengan jumlah 22 orang. Instrumen penelitian untuk variabel motivasi menggunakan kuesioner dan variabel tindakan perawatan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi tiap variabel dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil analisa univariat distribusi frekuensi motivasi perawat menunjukan bahwa perawat lebih dari setengah mempunyai motivasi rendah, sedangkan tindakan perawatan luka lebih dari setengah melaksanakan tindakan secara kurang baik. Hasil analisa menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukan. nilai p value = 0,027 (p < 0,05), maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan tindakan perawatan luka di Ruang Perawatan Bedah RSUD Bayu Asih Purwakarta, dengan kekutan nilai OR = 11,667.
Disarankan manajemen bidang keperawatan RSUD Bayu Asih mengkaji lebih mendalam faktor penurunan kinerja perawat dalam melaksanakan tindakan perawatan luka pasien meliputi : kajian kebijakan dan penerapannya, alur dan prosesnya, monitoring dan evaluasinya, pembinaan, kompensasi dan sangsinya.
Bahan bacaan : 19 (2009-2017)
Kata Kunci : Motivasi, Tindakan Perawatan Luka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Luka ulkus diabetik adalah komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yang disebabkan oleh kerusakan jaringan nekrosis yaitu emboli pembuluh darah arteri pada bagian tubuh sehingga suplai darah berhenti. Salah satu perawatan luka yang berasal dalam perubahan luka dengan menggunakkan tehnik modern. Tujuan Penelitian : Mengetahui Pengaruh Perawatan Luka Modern terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes Mellitus tipe 2 di pelayanan kesehatan wilayah depok tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pre eksperiment dengan desain penelitian one grup pre test-post test design. Dengan jumlah populasi 20 responden dan jumlah sample 20 responden. Hasil Penelitian : usia 46th-55th (60%), jenis kelamin laki-laki (70%) , pendidikan SMA (75%), pekerjaan swasta (85%), pre test rawat luka modern hampir seluruhnya degenerasi (100%), post test rawat luka modern luka sembuh (80%). Disimpulkan : Ada Pengaruh Perawatan Luka Modern Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes Mellitus tipe 2 di klinik RUMAT Depok tahun 2023 (p value 0,05)=0,000. Kesimpulan dan Saran : perawatan luka modern bisa dijadikan terapi rawat luka dengan kesembuhan yang sangat efektif dan cepat. Bisa dijadikan pilihan kedua terapi setelah terapi konvensional.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Diabetes melitus adalah keadaan metabolik kronis ketika terjadi
peningkatan kadar gula darah secara signifikan, yang berpotensi menyebabkan
komplikasi serius seperti gangguan jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf.
Penyakit ini dapat berakibat fatal jika pola makan dan gaya hidup tidak diatur dengan
baik. Diabetes melitus mencakup berbagai gangguan yang ditandai dengan
hiperglikemia, di mana tubuh mengalami penurunan respons pada insulin atau
pankreas sehingga insulin yang dihasilkan tidak cukup. Studi ini bertujuan guna
mencari tahu serta menganalisis pengaruh dukungan keluarga pada keberhasilan
perawatan luka penderita diabetes melitus di RSUD Kab. Bekasi. Subyek dan
Metode: Termasuk pada studi kuantitatif dengan penggunaan desain quasy
ekperimental one group. Lokasi penelitian ini di RSUD Kab. Bekasi. Populasi dalam
penelitian ini yaitu penderita diabetes melitus yang mengalami luka dengan total 30
populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk
mengambil sampel. Variabel yang digunakan yaitu dukungan keluarga sebagai
variabel independen serta variabel dependen yaitu keberhasilan perawatan luka.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan keberhasilan
perawatan luka. Analisis univariat serta bivariat dengan uji wilcoxon digunakan
untuk menganalisis data pada studi ini. Hasil: Terdapat pengaruh dukungan keluarga
terhadap keberhasilan perawatan luka pada penderita diabetes melitus. Pengujian
wilcoxon menghasilkan p= 0,000 <0,05. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian
dengan sampel sebanyak 30 responden ditemukan bahwasanya dukungan keluarga
berpengaruh terhadap keberhasilan perawatan luka pada penderita diabetes melitus
di RSUD Kab. Bekasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit tidak menular dengan gangguan metabolisme tubuh dalam waktu lama yang ditandai dengan kadar gula di dalam darah yang tinggi. Luka diabetik dikategorikan sebagai luka kronis dikarenakan respon inflamasi yang memanjang. Luka diabetik yang tidak sembuh menjadi faktor resiko infeksi yang menyebabkan amputasi bahkan berujung kematian. Adapun faktor –faktor yang mempengaruhi perawatan luka yaitu usia yang bertambah akan meningkatkan kedewasaan seseorang sehingga seorang dapat berfikir secara lebih rasional, jenis kelamin perempuan lebih peduli didalam melakukan perawatan diri dan berupaya seoptimal mungkin untuk melakukan perawatan diri dari penyakit yang dideritanya, tingkat pendidikan mempengaruhi pola pikir, tingkat pengetahuan yang tinggi akan meningkatkan perilaku pasien terhadap perawatan luka diabetik, begitu juga dengan dukungan keluarga.Tujuan penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan perawatan luka diabetik pada pasien diabetes melitus pasca rawat inap di poli bedah RSSM Cibinong dan RSSM Cisalak. Metode Penelitian: Jenis Penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan crossectional. Jumlah sample 45 responden dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistic menggunakan chi square. Hasil penelitian: menunjukkan faktor-faktor yang Berhubungan dengan ketepatan perawatan luka diabetik pada pasien diabetes melitus pasca rawat inap di RSSM Cibinong dan RSSM Cisalak adalah usia. jenis kelamin, pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan nilai p- value kurang dari 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan usia. jenis kelamin, pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan ketepatan perawatan luka diabetik pada pasien diabetes melitus pasca rawat inap di RSSM Cibinong dan RSSM Cisalak.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Ulkus diabetik adalah komplikasi dari penyakit diabetes melitus yang disebabkan oleh kerusakan jaringan nekrosis yaitu emboli pembuluh darah besar arteri pada bagian tubuh sehingga suplai darah berhenti. Salah satu
perawatan luka yang berhasil dalam perubahan luka dengan menggunakan tehnik modern. Tujuan penelitian : Mengetahui Pengaruh Perawatan Luka Modern Terhadap Penyembuhan Ulkus Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Pelayanan Kesehatan Wilayah Depok Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pre eksperiment dengan desain penelitian one grup pre test – post test design. Dengan jumlah populasi 20 responden dan jumlah sampel
20 responden. Hasil penelitian : usia 46th-55th (60%), jenis kelamin laki-laki (70%), pendidikan SMA (75%), pekerjaan wiraswasta (85%), pre test rawat luka modern hampir seluruhnya degenerasi (100%), pos test rawat luka modern luka sembuh (80%). Disimpulkan : Ada Pengaruh Perawatan Luka Modern Terhadap Penyembuhan Ulkus Diabetes Mellitus Tipe 2 Di klinik RUMAT Depok Tahun 2023 (p value < 0,05) = 0,000. Kesimpulan dan Saran : pearawatan luka modern bisa dijadikan terapi rawat luka dengan kesembuhan yang sanagat efektif dan cepat. Bisa dijadikan pilhan kedua terapi setelah terapi konvensional.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus menyebabkan komplikasi kronik, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik karena terjadi kerusakan syaraf, tidak dapat membedakan suhu, penurunan merasakan nyeri, kulit kaki kering dan mudah pecah, sehingga mudah terjadi infeksi dan berpengaruh pada manajemen diri pasien seperti motivasi, efikasi diri dan kecemasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Hasil analisa univariat distribusi frekuensi motivasi perawat menunjukan bahwa perawat lebih dari setengah mempunyai motivasi rendah, sedangkan tindakan perawatan luka lebih dari setengah melaksanakan tindakan secara kurang baik. Hasil analisa menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukan. nilai p value = 0,027 (p < 0,05), maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan tindakan perawatan luka di Ruang Perawatan Bedah RSUD Bayu Asih Purwakarta, dengan kekutan nilai OR = 11,667. Disarankan manajemen bidang keperawatan RSUD Bayu Asih mengkaji lebih mendalam faktor penurunan kinerja perawat dalam melaksanakan tindakan perawatan luka pasien meliputi : kajian kebijakan dan penerapannya, alur dan prosesnya, monitoring dan evaluasinya, pembinaan, kompensasi dan sangsinya.