Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata kunci: Dukungan keluarga
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kecemasan pre operasi merupakan respon psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, termasuk pada prosedur dengan teknik anestesi spinal. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi kondisi fisiologis pasien seperti peningkatan tekanan darah, denyut jantung, serta mempengaruhi jalannya tindakan anestesi dan proses pemulihan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah dukungan keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal di RSUD Sekarwangi Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 39 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dengan skala Likert dan kuesioner tingkat kecemasan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga dalam kategori baik (79,2%) dan mengalami tingkat kecemasan ringan(87,3%( hingga sedang. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre anestesi spinal. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal. Dukungan keluarga yang baik berperan dalam membantu menurunkan tingkat kecemasan pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kecemasan pre operasi merupakan respon psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, termasuk pada prosedur dengan teknik anestesi spinal. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi kondisi fisiologis pasien seperti peningkatan tekanan darah, denyut jantung, serta mempengaruhi jalannya tindakan anestesi dan proses pemulihan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah dukungan keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal di RSUD Sekarwangi Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 39 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dengan skala Likert dan kuesioner tingkat kecemasan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga dalam kategori baik (79,2%) dan mengalami tingkat kecemasan ringan(87,3%( hingga sedang. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre anestesi spinal. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre anestesi dengan teknik anestesi spinal. Dukungan keluarga yang baik berperan dalam membantu menurunkan tingkat kecemasan pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Rengasdengklok Utara Kabupaten Karawang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Diabetes merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling mengkhawatirkan karena merupakan bagian dari empat penyakit tidak menular utama yang meningkat setiap tahun dan kini menjadi ancaman kesehatan global. Dukungan keluarga memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan perawatan diri pasien dan sering ditujukan pada keluarga. Tujuan : Penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita Diebetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Rengasdengklok Utara Kabupaten Karawang. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien puskesmas Rengasdengklok Utara Kabupaten Karawang yang menderita diabetes melitus berjumlah 89 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling yaitu 89 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. penelitian dengan uji univariat didapatkan distribusi frekuensi dukungan keluarga dengan kriteria buruk 67 orang (75.3%) dan hampir seluruhnya responden dengan kualitas hidup buruk 65 orang (73.0%) dan uji bivariat yaitu chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil :Penelitian Uji Chi-Square didapatkan P value 0,000 <0,05. Kesimpulan : ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2 di puskesmas rengasdengklok utara kabupaten karawang. Dari penelitian ini diharapkan penderita diabetes mellitus mendapat dukungan keluarga serta kualitas hidup yang baik.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail