Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Infeksi Kehamilan
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Inkomplit di RSUD Kabupaten Bekasi

2020•Koleksi Perpustakaan

Kematian maternal dan neonatal merupakan masalah besar di negara-negara berkembang, penyebab kematian ibu di Indonesia yaitu perdarahan, eklampsia, spesis, hipertensi dalam kehamilan, partus macet. Di RSUD Kabupaten Bekasi pada periode Januari-Juni 2017 terdapat 726 ibu hamil, dan kasus abortus inkomplit merupakan kasus terbanyak yang terjadi yaitu sebanyak 60 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang datang di RSUD Kabupaten Bekasi Periode Januari-Juni tahun 2017 sebanyak 726 orang, sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh 60 ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit yang berkunjungan dan terdaftar direkam medik RSUD Kabupaten Bekasi. Sumber data didapatkan dari rekam medik (Data Sekunder). Analisis dara yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian Uji Statistik Chi-Square didapatkan usia ibu P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 3.259, paritas P Value = 0,000 <a 0,05 dan OR 3.168, pendidikan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,553, pekerjaan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,734, Infeksi Kehamilan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,625, Anemia P Value = 0,002 <a 0,05 dan OR 2,468. Tidak ada kesenjangan antara teori dengan peneliti. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara usia ibu, paritas, pendidikan, pekerjaan, infeksi kehamilan, animia dengan kejadian abortus inkonplit pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017 dan sesuai dengan teori-teori yang sudah dikemukakan. Diharapkan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil agar lebih meningkatkan dan memelihara kesehatan untuk mencegah kejadian abortus inkomplit dengan cara memeriksakan kehamilan secara teratur ke pelayanan kesehatan.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail