ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebersihan tangan adalah suatu prosedur tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun / antiseptik dibawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub. Tujuan mencuci tangan menurut WHO adalah salah satu unsur pencegahan penyebaran bakteri dan virus ke orang lain melalui tangan. mencegah kontaminasi silang atau memutus mata rantai infeksi (orang ke orang atau benda yang terkontaminasi ke orang) suatu penyakit atau perpindahan kuman.Tujuan penelitian Untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Hand Hygiene perawat Dengan Kejadian Plebitis di RS. Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam Penelitian ini adalah Perawat di ruang Rawat Inap dan IGD di RS Sentra Medika Cikarang yang berjumlah 89 orang. Sampel adalah Perawat di ruang Rawat Inap dan IGD di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 73 orang. Tehnik Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan Ada Hubungan Kepatuhan Hand Hygiene perawat Dengan Kejadian Plebitis di Ruang Rawat Inap RS. Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2023 (p value = 0,000).RS Sentra Medika Cikarang perlu mengadakan Reward and Punisment bertujuan agar pekerja merasa lebih diperhatikan dan bertanggung jawab atas kewajibannya sebagai pekerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kebersihan tangan adalah suatu prosedur tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun / antiseptik dibawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub. Tujuan mencuci tangan menurut WHO adalah salah satu unsur pencegahan penyebaran bakteri dan virus ke orang lain melalui tangan. mencegah kontaminasi silang atau memutus mata rantai infeksi (orang ke orang atau benda yang terkontaminasi ke orang) suatu penyakit atau perpindahan kuman.Tujuan penelitian Untuk mengetahui Pengaruh Hand Hygiene perawat terhadap Kejadian Plebitis di RS. Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam Penelitian ini adalah Perawat di ruang Rawat Inap dan IGD di RS Sentra Medika Cikarang yang berjumlah 89 orang. Sampel adalah Perawat di ruang Rawat Inap dan IGD di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 73 orang. Tehnik Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan Ada Pengaruh Hand Hygiene perawat terhadap Kejadian Plebitis di Ruang Rawat Inap RS. Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2023 (p value = 0,000).RS Sentra Medika Cikarang perlu mengadakan Reward and Punisment bertujuan agar pekerja merasa lebih diperhatikan dan bertanggung jawab atas kewajibannya sebagai pekerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN
HAND HYGIENE PADA PERAWAT INTENSIVE CARE
TERHADAP PENCEGAHAN HAIS DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2018
Sri Setianingsih*), Ns. Armi, S.Kep, M.Kep**), Ns. Yana Setiawan, SKM, S.Kep, M.Kep**)
*) Mahasiswa Program Studi Keperawatan Stikes Medika Cikarang
**) Dosen Program Studi Keperawatan Stikes Medika Cikarang Email : [email protected]
ABSTRAK
Presentase infeksi yang didapatkan dari RS di negara Asia mencapai 9% atau lebih 1,4 juta pasien (Depkes, 2012). Tahun 2016 di RS Sentra Medika Cibinong terjadii Phlebitis 6.7‰, IDO 0.07% dan VAP 3,5‰. Hal ini diperlukan pencegahan dan pengendalian infeksi lebih lanjut yang salah satunya adalah peningkatan kepatuhan melakukan hand hygiene dimana angka kepatuhan hand hygiene perawat intensive care mencapai 58,7%. Kepatuhan dipengaruhi faktor pengetahuan, motivasi dan kemampuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara Pengetahuan, motivasi dan kemampuan dengan kepatuhan hand hygiene perawat intensive care Rs Sentra Medika Cibinong. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus (case study) dengan rancangan penelitian Cohort bersifat retrospektif. Besar sampel 36 responden, data diolah menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan pengetahuan perawat intensive care terhadap kepatuhan hand hygiene (p value= 0,009), adanya hubungan motivasi perawat intensive care terhadap kepatuhan hand hygiene (p value= 0,001) dan adanya hubungan kemampuan perawat intensive care terhadap kepatuhan hand hygiene (p value=0,006). Berdasarkan hasil penelitian penulis menyarankan pihak RS mengadakan pelatihan secara terprogram, memasukan peraturan hand hygiene di setiap tindakan Standar Prosedur Operasional keperawatan ataupun medis serta melakukan pengawasan kepatuhan hand hygiene secara terus menerus.
Kepustakaan : 40 Buku (2002-2017)
Kata Kunci : Pengetahuan, motivasi, kemampuan, kepatuhan, hand hygiene, perawat
intensive care.