Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Geriatri
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetik Oral pada Pasien Geriatri Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Kriteria Beers di RSUD Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus tipe 2 pada pasien geriatri memerlukan perhatian khusus karena perubahan farmakokinetik akibat penuaan, sehingga meningkatkan risiko Potentially Inappropriate Medication (PIM). Kriteria Beers digunakan untuk mengidentifikasi obat yang risikonya lebih besar daripada manfaatnya pada lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis rasionalitas penggunaan obat antidiabetik oral (OAD) pada pasien geriatri diabetes melitus tipe 2 berdasarkan Kriteria Beers 2023 di RSUD Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data rekam medis pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Bekasi periode Januari–Mei 2026, dengan sampel 62 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia 60–69 tahun (66,1%) dan perempuan (71,0%), dengan median usia 68 tahun (65–81 tahun). Dari 62 resep OAD, Metformin paling banyak digunakan (43,4%), diikuti Glimepiride (25,0%), Gliclazide (17,4%), Acarbose (12,0%), dan Gliquidon (2,2%). Evaluasi Kriteria Beers 2023 menunjukkan 81 dari 62 total resep (130,65%) tergolong PIM, terdiri atas Metformin (kategori 5; dosis disesuaikan fungsi ginjal) 40 resep (49,38%) serta golongan sulfonilurea (kategori 3; perlu kehati-hatian) yaitu Glimepiride (28,4%), Gliclazide (19,75%), dan Gliquidon (2,47%). Sebanyak 34 pasien (54,84%) menerima 1 resep PIM, 26 pasien (41,94%) menerima 2 resep PIM, dan 2 pasien (3,23%) menerima 3 resep PIM. Tingginya persentase PIM ini menunjukkan perlunya evaluasi dan optimalisasi terapi guna meningkatkan keamanan pasien geriatri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Karakteristik Penderita Hipertensi Dengan Tingkat Keptuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cikarang

2024•Koleksi Perpustakaan

Masalah kulit yang terjadi pada kelompok geriatri adalah kulit kering. Penderita kulit kering tertinggi terdapat pada usia 60 tahun keatas yang dikaitkan dengan perubahan fungsi kulit. Penggunaan pelembab merupakan salah satu cara mengatasi kulit kering pada geriatri. Pelembab merupakan produk kosmetik untuk meningkatkan kelembaban kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dalam presentase mengenai tingkat pengetahuan penggunaan pelembab pada geriatri di Desa Sukadanau. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat geriatri dengan usia dari 60-80 tahun di Desa Sukadanau. Cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian sebanyak 100 responden. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan analisis univariat. Karakteristik responden terbanyak penelitian ini berdasarkan jenis kelamin adalah perempuan 80 responden (80%), usia 60-70 tahun 89 responden (89%), tingkat pendidikan terakhir SD 62 responden (62%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga 73 responden (73%). Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan tentang pelembab pada kategori baik 51 responden (51%) dan kategori kurang 49 responden (49%). Sehingga, pada penelitian ini hasil tingkat pengetahuan mengenai pelembab pada geriatri masuk ke dalam kategori baik dan di harapkan pada responden geriatri dapat menjaga kelembapan kulit dengan baik.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail