Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: GDS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita DM2 di RS Sentra Medika Cikarang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan di setiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah penderita didunia. Berdasarkan data IDF pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 15,98% di banding pada tahun 2020. Jumlah penderita DM di Indonesia pada 2021 meningkat dalam sepuluh tahun terakhir sebanyak 67%. Dan prevalensi DM di Jawa Barat mencapai 1,74%. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lemeshow yaitu dari jumlah populasi 191 pasien, didapatkan hasil sebanyak 68 responden yang dijadikan sampel yaitu sebagian dari pasien Diabetes Mellitus yang datang ke RS. Sentra Medika Cikarang tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pola makan dengan nilai P-Value 0,001, aktivitas fisik = 0,006, obesitas = 0,010, stress = 0,011 dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Kesimpulan ada hubungan pola makan, aktivitas fisik, obesitas dan stress dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 di RS. Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi serta informasi khususnya terkait dalam faktor yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 agar dapat menghindari komplikasi yang dapat timbul akibat peningkatan kadar gula darah. ABSTRACT Diabetes mellitus is currently a public health problem in the world always increases. Based on data from the International Diabetes Federation in 2021 there will be an increase of 15,9%, compared to 2020. The number of DM sufferers in Indonesia in 2021 has increase rapidly in the last ten years by 67%. And the prevalence of DM in West Java reached 1,74%.. This reasearch method is quantitative analytic with cross sectional approach. The sample in this tudy used the Lemeshow formula, namely from a total population of 191 ptients, the results obtained were 68 respondents who were used as samples, namely some people with diabetes mellitus who came to RS. Sentra Medika Cikarang for teh period October-December 2022. Analysis used univariate and bovariate statistical tests using chi-square. The result of the bivariate analysis showed that there was a realtionship between diet and a P-Value 0,001, physical activity = 0,006, obesity = 0,010, stress = 0,011 and an increase in blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus suferers. In conclusion, there is a realtionship between diet, physical avtivity, obesity, and stress with increased blood sugar levels in type 2 DM patients at RS. Sentra Medika Cikarang in 2022. Health workers should be able to provide education and information, especially regarding factors realted to increased blood sugar levels in type 2 DM patients so that they can avoid complications that can arise due to increased blood sugar levels.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Diabetes Dengan Hasil Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak

2023•Koleksi Perpustakaan

Ketidakpatuhan dalam menjalankan pengobatan pada pasien diabetes mellitus yaitu masalah yang sering dijumpai di rumah sakit. Pasien tidak kontrol lagi ke pelayanan kesehatan, pasien tidak meminum obat anti diabetes melitus karena merasa gula darahnya sudah normal. Jumlah penderita DM dikota depok yang di keluarkan oleh dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pada tahun 2020 sebanyak 50631 orang, sedangkan menurut data rekam medis di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Depok prevalensi penderita diabetes mellitus dari bulan September – Oktober yaitu sebesar 187 penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus dengan kestabilan nilai gula darah sewaktu di ruang rawat inap Tulip RS Sentra Medika Cisalak. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi, dan edukasi bagi pasien penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional dimana penelitian ini menggunakan variable independen yaitu kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus, dan kestabilan nilai gula darah sewaktu sebagai variable dependen. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu 187 pasien yang didiagnosa diabetes mellitus. Serta sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 pasien. Data yang sudah dilakukan diolah kemudian dilakukan Analisa secara bertahap sesuai dengan tujuan penelitian dengan menggunakan bantuan software computer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi square yaitu (p = 0,014). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus dengan nilai kestabilan gula darah sewaktu.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan di setiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah penderita didunia. Berdasarkan data IDF pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 15,98% di banding pada tahun 2020. Jumlah penderita DM di Indonesia pada 2021 meningkat dalam sepuluh tahun terakhir sebanyak 67%. Dan prevalensi DM di Jawa Barat mencapai 1,74%. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lemeshow yaitu dari jumlah populasi 191 pasien, didapatkan hasil sebanyak 68 responden yang dijadikan sampel yaitu sebagian dari pasien Diabetes Mellitus yang datang ke RS. Sentra Medika Cikarang tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pola makan dengan nilai P-Value 0,001, aktivitas fisik = 0,006, obesitas = 0,010, stress = 0,011 dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Kesimpulan ada hubungan pola makan, aktivitas fisik, obesitas dan stress dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 di RS. Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi serta informasi khususnya terkait dalam faktor yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 agar dapat menghindari komplikasi yang dapat timbul akibat peningkatan kadar gula darah.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail