BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Tingkat penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sukamakmur. Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Pendidikan kesehatan dinilai sebagai upaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait MKJP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan WUS di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Bekasi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 30 orang WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan WUS setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MKJP dengan nilai p < 0,05. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, namun setelah intervensi terjadi peningkatan ke kategori cukup dan baik. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang MKJP berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan WUS di Desa Sukamakmur. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kegiatan edukasi terkait MKJP dalam upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kehamilan merupakan proses fisiologis dan alamiah.Berdasarkan data WHO tahun 2020 prevalensi
global anemia pada ibu hamil di seluruh dunia adalah sebesar 41,8%yang berkaitan dengan anemia pada
kehamilan yang disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut. Upaya yang bisa dilakukan untuk
mengatasi anemia dengan berbagai cara pemberian jus buah bit, buah delima, buah naga atau jambu biji atau
bisa juga dengan mengkonsumsi telur ayam rebus untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Kandungan gizi
telur ayam kaya akan protein yang bermutu tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
efektifitas konsumsi telur ayam rebus dan tablet fe terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia Di Klinik I Bekasi tahun 2023
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi eksperimental Pre-Post Test With Control
Group Design. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji independen t test. Penelitian ini menggunakan data primer dari nilai pemeriksaan Hb oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata peningkatan Hb pada kelompok intervensi lebih tinggi
dibandingkan pada kelompok kontrol. Nilai t hitung (6,768) > t tabel (2,048). Hasil analisis menggunakan Uji Independent t test dengan p-value 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian Konsumsi Telur Ayam Rebus Dan Tablet Fe Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Di Klinik I Bekasi Tahun 2023.
Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan terapi non invasif yang dapat ditawarkan
kepada ibu hamil dalam rangka mengurangi angka komplikasi kehamilan, khususnya membantu ibu hamil menjalani kehamilan dengan sehat dan bahagia.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan salah satu pelayanan penunjang di puskesmas yang berperanan penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator yang digunakan sebagai awal puskesmas, apakah puskesmas tersebut memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggannya. Pihak puskesmas perlu memahami karakteristik pasien untuk pengambilan keputusan terkait pelayanan puskesmas sehingga pasien dapat merasa puas. Namun dalam pelaksanaan masih ada kecenderungan kurang puas pada pasien yaitu terhadap fasilitas pelayanan, waktu menunggu, pelayanan apoteker, dan pelayanan obat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional non-eksperimental dengan desain penelitian deskriptif menggunakan analisis kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di instalasi farmasi puskesmas sukaindah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dan observasi dimana pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dengan bantuan perhitungan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian dari karakteristik pasien dengan tingkat kepuasan pasien menggunakan chi square didapatkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pasien berdasarkan umur dengan nilai p value 0,255, jenis kelamin p value 0,111, pendidikan p value 0,610, pekerjaan p value 0,360, peserta jaminan kesehatan p value 0,674. sedangkan yang terdapat hubungan yang signifikan adalah karakteristik pendapatan p value 0,037, kunjungan p value 0,040. Hasil tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di instalasi farmasi puskesmas sukaindah secara menyeluruh pasien merasa puas akan fasilitas dan pelayanan yang diberikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan