Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMAN 1 Tambelang Kabupaten Bekasi Tahun 2018
Kasus perilaku seksual remaja di indonesia meningkat setiap tahunnya. Data BKKBN 2011 menemukan sebanyak 51% siswi dijabodetabek pernah melakukan hubungan seksual pranikah, Di Surabaya remaja yang keperawanannya sudah hilang mencapai 54%, di Medan 52%, Bandung 47%, dan Yogyakarta 37%. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja antara lain: pengetahuan yang kurang, pengaruh media informasi, peran orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja di SMAN I TAMBELANG Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan teknik analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 140 menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji hipotesis dengan rumus uji chi-square dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p value = 0,000 dengan nilai pearson chi-square = 17,520. Ada hubungan antara media informasi dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p value = 0,000 dengan nilai pearson chi-square = 11,440. Ada hubungan antara peran orang tua dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p value = 0,003 dengan nilai pearson chi-square 11,440. Ada hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual remja dengan nilai p value= 0,000 dengan nilai pearson 45,339 Dari hasil penelitian ini diharapkan institusi pendidikan dapat meningkatkan peran edukatif untuk mencegah perilaku seksual remaja, dengan pemberian pendidikan kesehatan dan konseling intensif. Kata Kunci : perilaku seksual remaja, pengetahuan remaja tentang seksual, sumber informasi, peran orang tua, pengaruh teman sebaya.