Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: Helmi Setiyadi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Dengan Teknik General Anestesi di Ruang IBS RSUD Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Teknik relaksasi nafas dalam adalah teknik yang digunakan untuk menghilangkan nyeri dengan cara menarik nafas melalui hidung, dan menghembuskan nafas secara perlahan melalui mulut. Hasil studi yang dilakukan oleh Basri, (2019) menunjukkan 90% pasien pre operasi mengalami kecemasan. Kecemasan mengakibatkan peningkatan denyut jantung, peningkatan frekuensi nafas, peningkatan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pre experimental design yang diperluas dengan rancangan one group pretest- posttest. Pengambilan sample adalah purposive sampling melibatkan 37 responden. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon, instrumen penelitian berupa kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety And Information Scale (APAIS). Hasil: Karakteristik responden pre operasi yang mengalami kecemasan lebih tinggi pada usia lansia (24,3%), sebagian besar jenis kelamin perempuan (59,5%), menurut tingkat pengetahuan pasien kecemasan lebih tinggi pada pasien yang belum pernah operasi (67,6%) dan mayoritas responden lulusan SMA (29,8%). Uji perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi didapatkan P-Value 0,001. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi, dengan nilai p-value 0,001 dan mean 0,8108.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Dengan Teknik General Anestesi Di Ruang IBS RSUD Kabupaten Bekasi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teknik relaksasi nafas dalam adalah teknik yang digunakan untuk menghilangkan nyeri dengan cara menarik nafas melalui hidung, dan menghembuskan nafas secara perlahan melalui mulut. Hasil studi yang dilakukan oleh Basri, (2019) menunjukkan 90% pasien pre operasi mengalami kecemasan. Kecemasan mengakibatkan peningkatan denyut jantung, peningkatan frekuensi nafas, peningkatan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pre experimental design yang diperluas dengan rancangan one group pretest- posttest. Pengambilan sample adalah purposive sampling melibatkan 37 responden. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon, instrumen penelitian berupa kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety And Information Scale (APAIS). Hasil: Karakteristik responden pre operasi yang mengalami kecemasan lebih tinggi pada usia lansia (24,3%), sebagian besar jenis kelamin perempuan (59,5%), menurut tingkat pengetahuan pasien kecemasan lebih tinggi pada pasien yang belum pernah operasi (67,6%) dan mayoritas responden lulusan SMA (29,8%). Uji perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi didapatkan P-Value 0,001. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi, dengan nilai p-value 0,001 dan mean 0,8108

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail