Abstrak
Penyakit jantung koroner (PJK) adalah kondisi ketika pembuluh darah jantung tersumbat oleh timbunan lemak. Bila lemak makin menumpuk, maka arteri akan makin menyempit, dan membuat aliran darah ke jantung berukurang. Berkurangnya aliran darah ke jantung akan memicu gejala PJK, seperti angina dan sesak napas. Bila kondisi tersebut tidak segera ditangani, arteri akan tersumbat sepenuhnya, dan memicu serangan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko yang mempengaruhi kejadian penyakit jantung koroner di RS. Sentra Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan teknik Total Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Penyakit Jantung Koroner yang berada di RS. Sentra Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi tahun 2020 sebanyak 100 responden. Analisa data yang digunakan adalah bivariat berupa uji Chi-Square dengan nilai signifikan α <0,05. Hasil uji chi-square penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang sigifikan antara Usia (p = 0,014 < α = 0,05), Hipertensi (p = 0,004 < α = 0,05), dan tidak adanya hubungan antara Diabetes Mellitus (p = 0,056 > α = 0,05), dan adanya hubungan antara Kolesterol (p = 0,005 < α = 0,05), dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di RS. Sentra Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi, tahun 2020. Dapat disimpulkan bahwa faktor resiko yang mempengaruhi kejadian penyakit jantung koroner di RS. Sentra Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi, tahun 2020 variabel yang berhubungan adalah Usia, Hipertensi, Kolesterol sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah Diabetes Mellitus.