Abstrak
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) MEDIKA CIKARANG PROGRAM STUDI KEPERAWATAN Skripsi, 22 Maret 2018 Nama : Lisnawati NIM : 120316400 STUDI TENTANG FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2017 xiii + 47 halaman + 7 tabel + 2 gambar + 5 lampiran ABSTRAK Persentase bayi dengan berat badan lahir rendah di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2015 yaitu 119 kasus dari 840 kelahiran, kemudian meningkat di tahun 2016 yaitu sebanyak 156 kasus dari 840 kelahiran, dan meningkat lagi di tahun 2017 dengan 181 kasus dari 640 kelahiran. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh bayi yang dilahirkan pada bulan Oktober-Desenber 2017 di RS Sentra Medika Cibinong (364). Sampel penelitian sejumlah 66 bayi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di RS Sentra Medika Cibinong bahwa Bayi yang dilahirkan dengan kondisi BBLR sebanyak 50%, usia ibu beresiko yang melahirkan BBLR sebanyak 19,7%, Ibu yang melahirkan dengan kondisi anemia sebanyak 28,8%, dan ibu yang melahirkan dengan kondisi kehamilan ganda ada sebanyak 13,6%. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan, tidak ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR (p=0,537; 95%CI=0,518-6,197; OR=1,792). Ada hubungan antara anemia dengan kejadian BBLR (p=0,007; 95%CI=1,731-21,086; OR=6,042). Ada hubungan antara kehamilan ganda dengan kejadian BBLR (p=0,027; 95%CI=1,200-87,355; OR=10,240). Kesimpulan, ada hubungan antara anemia dan kehamilan ganda dengan kejadian BBLR di RS Sentra Medika Cibinong. Saran yang diajukan adalah diharapkan RS untuk tetap memberikan motivasi kepada ibu hamil untuk mempertahankan dan meningkatkan status gizi selama masa kehamilan Kata kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Anemia, Kehamilan Ganda, Umur Ibu Kepustakaan : 22 Buku (2004-2017)