Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Asuhan Keperawatan Gerontik Gangguan Mobilitas Fisik Pada Ny. E Dengan Diagnosa Stroke Non Haemoragic di Desa Pasirgombong Cikarang Utara Tahun 2021

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•8 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Lanjut usia (lansia) penderita stroke meningkat diiringi masalah keperawatan yang bisa muncul salah satunya adalah gangguan mobilitas fisik. Gangguan mobilitas fisik menyebabkan adanya penurunan kendali otot, sehingga lansia tidak mampu melakukan aktivitas. Namun, studi kasus yang membahas mengenai intervensi yang tepat untuk lansia dengan gangguan mobilitas fisik belum tersedia, sehingga studi kasus ini penting dilakukan. Metode yang digunakan pada studi kasus asuhan keperawatan ini berupa wawancara dan observasi. Studi kasus dilakukan di Desa Pasirgombong Cikarang Utara pada Ny. E (64 tahun). Adapun tindakan keperawatan yang diberikan pada sampel adalah dukungan ambulasi, dukungan monilisasi dan pencegahan jatuh. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan, gangguan mobilitas fisik dapat teratasi sebagian, yaitu klien dapat melakukan aktivitas setelah melakukan latihan ambulasi dan ROM pasif fleksi dan ekstensi pada ekstremitas kiri. Intervensi latihan ambulasi dan ROM pasif dapat mengatasi masalah Keperawatan gangguan mobilitas fisik, sehingga dapat pula di implementasikan pada pasien lansia dengan masalah yang sama.

Kata kunci

Gangguan Mobilitas Fisik, Lansia, Stroke Non Haemorogic

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Asuhan Keperawatan Gerontik Gangguan Mobilitas Fisik Pada Ny. E Dengan Diagnosa Stroke Non Haemoragic di Desa Pasirgombong Cikarang Utara Tahun 20212022 · oai:ais:library-item:20083

Publikasi terkait