Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Asuhan Keperawatan Pada Tn. F Dengan Gangguan Aktivitas dan Istirahat : Gangguan Mobilitas Fisik Akibat Fraktur Terbuka Metatarsal di Ruang Shasta 1 RSUD Kabupaten Bekasi

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•28 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Trauma merupakan penyebab dari kematian paling tertinggi pada rentang usia 1 sampai 44 tahun di hampir seluruh negara maju. Proporsi kematian terbesar 1,2 juta pertahun hasil dari kecelakaan lalu lintas di jalan. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2012, mencatat lebih dar i 5,6 juta korban meninggal dunia dan 1,3 juta orang menderita fraktur akibat kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini untuk menggali dan mempelajari asuhan keperawatan yang dilakukan secara komperhensif pada klien yang mengalami fraktur terbuka metatarsal dengan Gangguan Mobilitas fisik. Penelitian menggunakan metode studi kasus, partisipan pada kasus ini satu klien yang mengalami fraktur metatarsal mengeluh lemas dan letih, Klien tampak kesakitan saat menggerakkan kaki kanannya, Klien tampak kesulitan saat beraktivitas, klien mengatakan enggan untuk melakukan pergerakan, Kekuatan otot menurun 3 (Tiga) pada ektremitas bawah dextra. Hasil studi kasus masalah utama pada pasien yaitu Gangguan mobilitas fisik. Tindakan terapeutik yang dilakukan untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik yaitu mengajarkan ambulasi sederhana. Kesimpulan studi kasus ini masalah gangguan mobilitas fisik dapat teratasi sebagian dengan kriteria hasil klien sudah bisa melakukan mobilitas secara mandiri dan dibantu keluarga.

Kata kunci

Asuhan Keperawatan, Fraktur metatarsal, Gangguan Mobilitas Fisik

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Asuhan Keperawatan Pada Tn. F Dengan Gangguan Aktivitas dan Istirahat : Gangguan Mobilitas Fisik Akibat Fraktur Terbuka Metatarsal di Ruang Shasta 1 RSUD Kabupaten Bekasi2022 · oai:ais:library-item:20080

Publikasi terkait