Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

PENERAPAN LATIHAN ERGONOMI DALAM MENURUNKAN GANGGUAN MUSKULOSKLETAL DI LINGKUNGAN KERJA INDUSTRIAL KELURAHAN PASIRGOMBONG

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•7 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kejadian musculoskeletal disorder merupakan suatu gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh aktifitas fisik yang tidak sesuai dengan ergonomic. Pada tahun 2003, World Health Organization (WHO) melaporkan Musculoskeletal Disorder’s (MSDs) adalah penyakit akibat kerja yang paling banyak terjadi dan diperkirakan mencapai 60% dari semua penyakit akibat kerja. Begitu juga di Indonesia Departemen Kesehatan RI tahun 2005 melaporkan terdapat 40,5% pekerja mempunyai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan diantaranya yang tertinggi adalah gangguan muskuloskeletal sebanyak 16%. Musculoskeletal Disorder’s dapat disebabkan oleh kontribusi berbagai faktor risiko antara lain faktor individu, faktor pekerjaan atau biomekanik dan faktor psikososial. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui Faktor pekerjaan yang berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal dapat berasal dari pajanan ergonomi berupa postur janggal, gerakan statis dan berulang, dari permasalahan yang ada kemudian akan dilakukan penerapan pelatihan Ergonomi yang dimana merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Metode yang digunakan melalui pelatihan ergonomi dengan perancangan suatu sistem di mana letak lokasi kerja, metode kerja, peralatan, mesin-mesin, dan lingkungan kerja sesuai dengan keterbatasan fisik dan sifat-sifat pekerja. Prinsip utama dalam kegiatan pelatihan ergonomi adalah menyerasikan pekerjaan dengan pekerja atau “fitting the job to the worker”. Occupational Safety and Health Administration (OSHA) merekomendasikan suatu tindakan ergonomik untuk mengatasi keluhan muskuloskeletal melalui dua cara, yaitu rekayasa teknik pada desain stasiun dan alat kerja, dan rekayasa manajemen pada organisasi kerja. Dengan adanya aplikasi ergonomi dalam pekerjaan, diharapkan angka cedera dan kesakitan dalam melakukan pekerjaan dapat dikurangi, produktivitas dan keselamatan kerja meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan fisik, mental dan sosial pekerja. Pengabdian ini dilaksanakan di industrial pembuatan tas daerah pasir gombong di bulan Juli 2019.

Kata kunci

ergonomi, musculoskeletal disorder’s, penyakit akibat kerja

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENERAPAN LATIHAN ERGONOMI DALAM MENURUNKAN GANGGUAN MUSKULOSKLETAL DI LINGKUNGAN KERJA INDUSTRIAL KELURAHAN PASIRGOMBONG2022 · oai:ais:library-item:20164

Publikasi terkait