Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Hubungan Pemberian Informasi Obat Terhadap Tingkat Pemahaman dan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukatani

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan penggunaan obat menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi. Pemberian informasi obat oleh tenaga kefarmasian berperan dalam meningkatkan pemahaman pasien terhadap pengobatan yang dijalani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemberian informasi obat dengan tingkat pemahaman dan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukatani. Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional pada 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Guttman untuk pemberian informasi obat dan pemahaman, serta MMAS-8 untuk kepatuhan, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan 71,2% responden menerima pemberian informasi obat dalam kategori baik, 84,6% memiliki tingkat pemahaman yang baik, sedangkan 55,8% memiliki tingkat kepatuhan yang rendah. Terdapat hubungan bermakna antara pemberian informasi obat dengan tingkat pemahaman (p = 0,011), tetapi tidak dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat (p = 0,682). Pemberian informasi obat efektif meningkatkan pemahaman pasien, namun belum mampu meningkatkan kepatuhan secara signifikan.

Kata kunci

diabetes, kepatuhan, pengetahuan, pemberian, obat

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Hubungan Pemberian Informasi Obat Terhadap Tingkat Pemahaman dan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukatani2026 · oai:ais:library-item:28432

Publikasi terkait