Abstrak
Latar Belakang: Nyeri pinggang banyak dialami pekerja kantor, dengan prevalensi 72% pada durasi duduk ≥4 jam/hari. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, kondisi ini diklasifikasikan sebagai sindrom Lembab-Dingin akibat obstruksi meridian. Terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu terbukti efektif mengurangi nyeri, namun penelitian pada populasi pekerja kantor masih terbatas. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu terhadap penurunan intensitas nyeri pinggang pada pekerja kantor dengan sindrom Lembab-Dingin. Metode: Penelitian eksperimen kuasi dengan desain interrupted time series pada 20 pekerja kantor Supra Group yang mengalami nyeri pinggang sindrom Lembab-Dingin. Sampel diambil secara purposive sampling (usia 21-45 tahun, nyeri kronis >12 minggu, skor NRS ≥4). Intervensi Tuina Anfa pada titik Shenshu diberikan 2 kali/minggu selama 4 minggu (8 sesi). Pengukuran nyeri menggunakan NRS dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (p<0,05). Hasil: Sebanyak 20 responden berpartisipasi (55% usia 21-30 tahun, 55% laki-laki, seluruhnya bekerja ≥4 jam/hari). Rata-rata skor NRS menurun dari 4,45 (nyeri sedang) menjadi 1,15 (nyeri ringan) setelah 8 sesi, dengan penurunan rata-rata 3,30 poin (74,2%). Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Seluruh responden (100%) mengalami penurunan skor NRS tanpa efek samping. Kesimpulan: Terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu efektif menurunkan intensitas nyeri pinggang pada pekerja kantor dengan sindrom Lembab-Dingin (p=0,000), aman, dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis.