Abstrak
Latar Belakang: Nyeri pinggang banyak dialami pekerja kantor dengan prevalensi 72% pada durasi duduk ≥4 jam/hari (Tanjung et al., 2023). Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, kondisi ini diklasifikasikan sebagai sindrom Lembab-Dingin akibat obstruksi meridian (WHO, 2022). Terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu terbukti efektif mengurangi nyeri (Huang et al., 2026), namun penelitian pada populasi pekerja kantor masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu terhadap penurunan intensitas nyeri pinggang pada pekerja kantor dengan sindrom Lembab-Dingin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi interrupted time series pada 20 pekerja kantor Supra Group dengan nyeri pinggang sindrom Lembab-Dingin. Sampel diambil dengan purposive sampling (usia 21-45 tahun, nyeri kronis >12 minggu, skor NRS ≥4). Intervensi terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu diberikan 2x/minggu selama 4-6 minggu (8 sesi). Pengukuran nyeri menggunakan NRS dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (p0,05). Penelitian dilaksanakan di Kantor Supra Group, Jakarta Pusat pada Juni-Juli 2026. Hasil: Penelitian melibatkan 20 responden dengan karakteristik usia 21-30 tahun (55%), laki-laki (55%), dan durasi kerja ≥4 jam/hari. Rata-rata skor NRS sebelum intervensi 4,45 (nyeri sedang) menurun menjadi 1,15 (nyeri ringan) setelah 8 sesi terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu, dengan penurunan rata-rata 3,30 poin (74,2%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan p-value = 0,000 (p0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Seluruh responden (100%) mengalami penurunan skor NRS tanpa efek samping. Kesimpulan: Terapi Tuina Anfa pada titik Shenshu efektif menurunkan intensitas nyeri pinggang pada pekerja kantor dengan sindrom Lembab-Dingin (p=0,000), dengan penurunan rata-rata skor NRS dari 4,45 menjadi 1,15. Terapi ini aman dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis.