Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengaruh Anesthesia Pillow dengan Sniffing Position Terhadap Visualisasi Epiglotis Selama Intubasi Intraoperatif pada Pasien Dewasa di RSUD Bayu Asih Purwakarta

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar Belakang: Keberhasilan intubasi endotrakeal pada anestesi umum sangat dipengaruhi oleh kualitas visualisasi epiglotis. Posisi kepala dan leher, termasuk penggunaan anesthesia pillow dengan sniffing position, diharapkan dapat memperbaiki visualisasi laring yang dinilai menggunakan klasifikasi Cormack–Lehane. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penggunaan anesthesia pillow dengan sniffing position terhadap visualisasi epiglotis selama intubasi intraoperatif pada pasien dewasa di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuasi-eksperimental dengan desain post-test only control group. Sampel berjumlah 36 pasien dewasa yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (anesthesia pillow dengan sniffing position) dan kelompok kontrol (sniffing position). Visualisasi epiglotis dinilai menggunakan klasifikasi Cormack–Lehane. Data dianalisis secara statistik untuk mengetahui perbedaan antara dua kelompok. Hasil: Hasil menunjukkan menggunakan uji Fisher Exact test menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,691 (> 0,05). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan anesthesia pillow dengan sniffing position terhadap klasifikasi Cormack–Lehane pada pasien intubasi intraoperatif. Dengan kata lain, baik kelompok kontrol maupun intervensi memiliki distribusi pandangan glotis yang relatif serupa.

Kata kunci

anesthesia pillow, sniffing position, intubasi endotrakeal, anestesi umum

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Anesthesia Pillow dengan Sniffing Position Terhadap Visualisasi Epiglotis Selama Intubasi Intraoperatif pada Pasien Dewasa di RSUD Bayu Asih Purwakarta2026 · oai:ais:library-item:28384