Abstrak
Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di Indonesia menurut (WHO, 2011). Angka kejadian stroke di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukan bahwa prevalensi stroke di Indonesia sebanyak 57,9% kejadian stroke telah terdiagnosis oleh tenaga kesehatan. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki urutan kedua dari kejadian stroke berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan kasus tertinggi 16,9%, Sulawesi Tengah 16,6%, Jawa Barat 9,3% dan Jawa Timur 16,0%. Menurut Kabupaten/Kota prevalensi stroke berkisar antara 4,1 % - 12%. Kabupaten Majalengla dan Kota Cirebon mempuyai prevalensi lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya. (Riskesdas, 2013). Keluarga sangat berperan dalam fase pemulihan sehingga keluarga diharapkan terlibat dalam penanganan penderita sejak awal perawatan stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga pasien tentang perawatan diri pada anggota keluarga yang mengalami stroke. Metode penelitian yang digunakan Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dengan teknik accidental sampling. Jumlah responden yang diteliti 35 responden di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi pada bulan Juni-Juli 2018. Hasil penelitian : gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang perawatan diri pada anggota keluarga yang mengalami stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi menunjukan 51,4% responden berpengetahuan kurang, diikuti 34,3% berpengetahuan cukup dan 14,3% responden berpengetahuan baik. Berdasarkan usia yang terbanyak dengan dewasa awal ≤ 40 tahun 27 responden (77,2%), berdasarkan pendidikan dengan tingkat pendidikan yang rendah ≤ SLTP 28 responden (80,0%), berdasarkan jenis kelammin yang terbanyak jenis kelamin perempuan 27 responden (77,2%), berdasarkan pekerjaan yang terbanyak dengan ibu rumah tangga 17 responden (48,6%), berdasarkan sumber informasi yang terbanyak tenaga kesehatan 18 responden (51,4%), berdasarkan pengalaman yang terbanyak dengan pengalaman belum pernah 26 responden (74,3%). Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan keluarga tentang perawatan diri pada anggota keluarga yang mengalami stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2018 sebagian besar adalah kategori kurang. Saran diharapkan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi dapat memberikan informasi mengenai perawatan diri pada keluarga dengan penderita stroke untuk melakukan upaya preventif dan rehabilitatif dalam mengurangi disabilitas fisik.