Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Infeksi Menular Seksial (IMS) di Majlis Taklim Annur Sukasari Tahun 2019
Infeksit menular seksual (IMS) merupakan penyakit yang mudah di tularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman dengan pasangan yang terinfeksi ataupun mereka yang kerap berganti-ganti pasangan seksual. Perempuan usia (20-35 tahun) merupakan 25% dari semua populasi yang aktif secara seksual, tetapi memberikan kontribusi hampir 50% dari semua kasus IMS. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan Ibu tentang IMS di Majlis Taklim Annur . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilakukan di Majlis Taklim Annur Desa Sukasari, Kecamatan. Serang Baru, Rt 08/Rw 04.Sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang berada di Majlis Taklim annur sebanyak 42 responden menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket berupa kuesioner yang diberikan langsung kepada responden. Analisis data menggunakan analisis bivariat mengunakan uji chi square. Hasil penelitian uji statistic Chi-Square di dapatkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang IMS dengan usia nilai P= 0,046 (P<a0,05) dan OR=7,000, ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang IMS dengan pendidikan nilai P= 0,031 (P<a0,05) dan OR= 6,429 ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang IMS dengan sumber informasi nilai P= 0,014 dan OR= 10.000. Responden memiliki pengetahuan tentang pencegahan IMS. Diharapkan pihak Majlis Taklim dan Desa setempat dapat bekerja sama dengan instansi kesehatan ataupun petugas kesehatan terkait dalam pemberian pendidikan kesehatan atau penyuluhan dan bimbingan konseling tentang IMS secara berkala.