Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Luluk Maulina

5 karya publik ditemukan.

2024: 32023: 2

Pemberian Hidroterapi Terhadap Perbaikan Mobilitas Berjalan dan Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah pada Pasien Pasca Stroke

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: . Stroke merupakan penyebabkan kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Fisioterapi sangat berperan dalam penanganan pasien pasca stroke sesuai yang di sampaikan salah satu intervensi Fisioterapi adalah hidroterapi. Hidroterapi terapi di dalam kolam renang merupakan tindakan rehabilitasi yang digunakan untuk mengoptimalkan kemandirian fungsional seseorang dengan gangguan neurologi keseimbangan. Tujuan : Untuk mengetahui pemberian hidroterapi terhadap perbaikan pola jalan dan peningkatan kekuatan otot pada pasien pasca stroke.. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimental untuk mengetahui suatu intervensi yang dilakukan terhadap suatu objek penelitian. Setelah semua data terkumpul, maka dilakukan analisis data penelitian. Proses ini menggunakan sistem komputerisasi program Graphpad Prism 8, dengan tingkat signifikan p<0,05. Langkah awal pengolahan data yang dilakukan yaitu melakukan uji normalitas data. Uji normalitas data menggunakan uji Saphiro-Wilk karena jumlah sample kurang dari 50. Selanjutnya dilakukan uji unpaired T-test tidak berpasangan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang bermakna.. Hasil : Uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk Test perlakuan TUGT sebelum nilai p value 0,59 dan sesuadah v value 0,89 artinya signifikan untuk kelompok perlakuan tersebut. Sedangkan uji normalitas Saphiro Wilk Test perlakuan MMT nilai sebelum p value 0,05 dan sesudah nilai p value 0,05. Yang artinya nilai signifikan p>0,05 yang berarti data berdistribusi normal . Unpaired t test pada pemeriksaan TUGT dengan p value 0,0098 dan MMT p value 0,0134 hasil signifikan sesuai dengan p value ( P < 0,05)

Efektifitas Latihan Range of Motion Dengan Penambahan Bola Karet Terhadap Peningkatan Fungsi Menggenggam Pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Izza Karawang Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stroke adalah suatu kondisi yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak dengan gejala seperti kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan dan kekuatan otot menurun. Salah satu peran fisioterapi pada kasus Stroke yaitu mengembalikan fungsional tubuh pasien dengan terapi latihan. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan two group pre-post test. Dengan sampel berjumlah 20 orang yang terbagi menjadi dua, yakni kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu di Rumah Sakit Izza Karawang yang terdiri dari satu kali pre test, dengan pertemuan 2 kali seminggu dengan durasi 20-30 menit dan satu kali post test. Instrument yang digunakan adalah sollerman hand functional test. Hasil :Uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk test menghasilkan nilai signifikansi p>0.05. Dari hasil uji paired test kedua kelompok di dapatkan nilai signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Selisih persentase pre test dan post test pada kelompok perlakuan 1 sebesar 22,6 dan pada kelompok perlakuan 2 sebesar 14,9. Kesimpulan: Intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dan latihan range of motion dapat mempengaruhi kemampuan fungsional menggenggam. Dengan hasil lebih efektif pada intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dalam meningkatkan kemampuan fungsional menggenggam pasien dengan stroke.

Perbandingan Efektifitas Senam Lansia Dengan Static Cycle Exercise Terhadap Profil Tingkat Depresi Individu Lanjut Usia di Kelurahan Mranti Kabupaten Purworejo

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Depresi pada usia lanjut adalah gangguan mental yang biasanya bermanifestasi sebagai suasana hati tertekan, kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah, sulit tidur atau kurang nafsu makan dan konsentrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara pemberian senam lansia dengan static cycle exercise terhadap profil tingkat depresi individu lanjut usia di Kelurahan Mranti Kabupaten Purworejo. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan two group pretest and posttest design. Dengan jumlah populasi 38 responden dan jumlah sampel yaitu 20 responden. Dengan menggunakan The Geriatric Depression Scale (GDS) sebagai instrument penelitian. Hasil pemeriksaan data menggunakan kusioner GDS yang selanjutnya diolah menggunakan program graphpad prism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan pemberian senam lansia sebanyak 3 kali seminggu selama 5 minggu, dan terdapat pengaruh yang tidak signifikan dengan pemberian static cycle exercise sebanyak 3 kali seminggu selama 5 minggu. Pada kelompok perlakuan senam lansia, skor GDS menunjukkan penurunan yang signifikan, sedangkan pada kelompok perlakuan static cycle exercise, skor GDS menunjukkan sedikit penurunan yang artinya tidak terlalu signifikan Kesimpulan dan saran dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dengan pemberian senam lansia terhadap profil tingkat depresi individu lansia, terdapat pengaruh yang tidak signifikan dengan pemberian static cycle exercise terhadap profil tingkat depresi individu lansia di Kelurahan Mranti Kabupaten Purworejo, dan senam lansia lebih efektif dibandingkan static cycle exercise. sehingga disarankan untuk fisioterapis di puskesmas agar lebih aktif memberikan program senam lansia karena terbukti efektif untuk meningkatkan kesehatan mental lansia.

Perbedaan Intervensi Snags dan Mc Kenzie Dengan Core Stability dan Mc Kenzie Terhadap Kemampuan Fungsional Lansia Dengan Kondisi HNP Lumbal di RS Hermina Depok Tahun 2023

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Hernia Nucleus Pulposus (HNP), merupakan penyakit degeneratif dimana elastisitas dari annulus fibrosus menurun sehingga menjadi salah satu penyebab dari nyeri punggung bawah dan sering terjadi pada lansia. Salah satu peran fisioterapi pada kasus HNP dapat ditangani dengan terapi Latihan, dengan metode intervensi SNAGS dan Mc Kenzie juga dengan Core Stability dan Mc Kenzie. Agar dapat membantu meningkatkan kemampuan fungsional lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan intervensi terhadap kasus HNP Lumbal dengan menggunakan metode SNAGS dan Mc Kenzie juga dengan Core Stability dan Mc Kenzie terhadap kemampuan fungsional lansia. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan two group pre-post test. Dengan sampel berjumlah 22 orang yang dipilih secara purposive sampling yang terbagi menjadi dua, yakni kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu yang terdiri dari satu kali pre test, dengan pertemuan 2 kali seminggu dengan durasi 30 – 45 menit dan satu kali post test. Instrument yang digunakan adalah kuesioner ODI (Oswestry Disability Index). Hasil : Uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk test menghasilkan nilai p=0,000 yang artinya signifikan pada kedua kelompok perlakuan. Dari hasil uji paired test signifikan dengan nilai p=0,000 artinya p<0,05. Selisih persentase penurunan disabilitas pada kelompok perlakuan 1 sebesar -32,55% dan pada kelompok perlakuan 2 sebesar -37,27%. Kesimpulan: Intervensi SNAGS dan Mc Kenzie dengan Core Stability dan Mc Kenzie dapat mempengaruhi kemampuan fungsional lansia. Dengan hasil lebih efektif pada intervensi Core stability dan Mc Kenzie dalam meningkatkan kemampuan fungsional lansia dengan kondisi HNP Lumbal.