2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester I akibat perubahan fisiologis selama kehamilan. Di Indonesia, sekitar 50–75% ibu hamil mengalami mual dan muntah pada trimester pertama. Kondisi berlebihan dapat mengganggu aktivitas, menurunkan asupan makanan dan cairan, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan ibu dan janin. Penatalaksanaan dapat dilakukan secara farmakologis dengan vitamin B6 (piridoksin) dan nonfarmakologis dengan aromaterapi lemon. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan penurunan mual dan muntah antara pemberian kombinasi aromaterapi lemon dan vitamin B6 dengan vitamin B6 di TPMB Diana Mardiana, S.Tr.Keb., Bdn. Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental dan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel berjumlah 36 ibu hamil trimester I yang mengalami mual dan muntah, terdiri atas 18 responden kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol, dengan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan kombinasi aromaterapi lemon dan vitamin B6, sedangkan kelompok kontrol diberikan vitamin B6. Tingkat mual dan muntah diukur menggunakan Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE). Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test, Wilcoxon Signed Rank Test, dan Mann-Whitney U Test dengan α = 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata skor mual dan muntah kelompok intervensi menurun dari 11,28 menjadi 4,94, sedangkan kelompok kontrol dari 11,17 menjadi 8,00. Uji Paired Sample T-Test pada kelompok intervensi dan Wilcoxon Signed Rank Test pada kelompok kontrol masing-masing memperoleh p = 0,000. Uji Mann-Whitney U Test memperoleh p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan terdapat perbedaan penurunan mual dan muntah antara kedua kelompok. Kesimpulan: Kombinasi aromaterapi lemon dan vitamin B6 lebih efektif dibandingkan vitamin B6 saja. Saran: Diharapkan bagi bidan mempertimbangkan aromaterapi lemon sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam asuhan kebidanan ibu hamil trimester I.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Kabupaten Bekasi, dan sebagian pasien memerlukan terapi insulin untuk mencapai kendali glikemik optimal. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini bertujuan mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan insulin, capaian target glikemik (HbA1c), serta hubungan antara keduanya pada 53 pasien diabetes melitus tipe 2 di Poli Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Bekasi yang dipilih secara purposive sampling selama Juni–Juli 2026, menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,652) serta data HbA1c dari rekam medis, dianalisis secara univariat dan bivariat yaitu uji Chi-Square dan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan tingkat kepatuhan sebagian besar berada pada kategori sedang (51,9%), rendah (32,7%), dan tinggi (15,4%), sementara HbA1c terkontrol (<7%) hanya dicapai 9,4% responden. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan penggunaan insulin dan capaian HbA1c (p = 0,001; rs = -0,432), sehingga diperlukan intervensi edukasi dan pemantauan kepatuhan berkelanjutan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyakit jantung adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah yang jelas ada banyak macam penyakit jantung, tetapi yang paling umum adalah penyakit jantung coroner, namun pada beberapa kasus ditemukan adanya penyakit kegagalan pada system kardiovaskuler (Homenta, 2014). Resiko kematian akibat gagal jantung berkaisar anatara 5-10% pertahun pada kasus gagal jantung ringan dan meningkatkan menjadi 30-40% pada kasus gagal jantung berat. Tujuan umum dari penulisan Karya Tulis Ilmiah adalah mampu menggali/mempelajari proses Asuhan Keperawatan Pada Tn.N Dengan Gangguan Kebutuhan Oksigen Akibat Penyakit Congestive Heart Failure (CHF) Di Ruang Tulip RSUD Kabupaten Bekasi, secara komprehensif sesuai kebutuhan klien dengan menggunakan proses keperawatan Metode penelitian ini menggunakan deskriptif tentang Asuhan Keperawatan Gangguan Kebutuhan Oksigen Akibat Penyakit Congestive Heart Failure (CHF) Di RSUD Kabupaten Bekasi. Pada studi ini mengangkat diagnosa keperawatan utama pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas, Intervensi yang dilakukan adalah memposisikan semi fowler, memberikan minum hangat, memberikan oksigen. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3x24 jam masalah keperawatan gangguan oksigenasi teratasi.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan