ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberian ASI Ekslusif merupakan salah satu upaya untuk membantu tumbuh kembang anak terutama kesehatannya karena ASI memiliki zat gizi yang diperlukan bayi maupun antibody untuk kekebalan tubuhnya. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah 42 responden. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pengetahuan (P= 0, 004), pekerjaan (P=0, 041), paritas (P=0,016), dukungan keluarga (P=0,016), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga pada pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 bulan. Dan bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pendidikan (P=0, 377), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Pendidikan terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan nilai P Value 0,05 maka ada hubungan pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga dengan Pemberian ASI Ekslusif pada ibu menyusui 0-6 bulan di Dusun 2 Desa. Cibatu, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi Tahun 2023.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2016 Indonesia menunjukkan kasus ISPA di masyarakat sebanyak 20%-30% dari populasi. Propinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi kedua yang terbesar endemik ISPA dengan persentasi sebesar 42.50%. Dari Studi Pendahuluan di RB Rhaudatunnadya dari 50 responden ternyata 35 balita yang terkena ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di RB Rhaudhatunnadya Tahun 2019 .
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Dengan jumlah populasi 350 responden di RB Rhaudatunnadya Cikarang dan didapatkan hasil 88 balita yang terkena ISPA. Te Penelitian dilakukan di RB Rhaudatunnadya, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan April 2019, populasi penelitian ini adalah seluruh Balita yang berknik pengambilan sampel Accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square.
Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara Paritas (P-Value =0,000), Asi Eklusif (P-Value=0,006), Status Gizi (P-Value=0,088), Status Imunisasi (P-Value=0,001) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di RB Rhaudatunnadya tahun 2019.
Kesimpulan penelitian dari 4 variabel (Paritas, Asi Eklusif, Status Gizi, Status Imunisasi) hasilnya berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di RB Rhaudatunnadya. Saran penelitian yaitu dapat dijadikan pertimbangan untuk memasukan kurikulum kesehatan reproduksi, meningkatkan pengetahuan, dengan cara mencari sumber informasi yang baik dan akurat serta dapat menerima perhatian yang baik dari orang tua.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASI Ekslusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan dan minuman lain selama umur bayi 0-6 bulan, Akan tetapi hingga saat ini masih banyak ibu yang mau memberikan ASI secara Ekslusif pada bayinya karena mereka beranggapan bahwa menyusui dapat menurunkan berat badan. adapun dampak Penurunan berat badan pada ibu menyusui dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti stress, lemas , mengantuk, kurang nutrisi,
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan Mei-Juni 2019, populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan di Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi sampel sebanyak 78 ibu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang bertujuan untuk menghubungkan antara variabel independent dan variabel dependent.
Hasil penelitian uji statistic Chi-Square di dapatkan ada hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif terhadap penurunan berat badan ibu yang mempunyai bayi usia 0 – 6 bulan nilai P= 0,022 (P<a0,05) dan OR=4,783 ada hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif terhadap penurunan berat badan ibu yang mempunyai bayi usia 0 – 6 bulan,
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara Pemberian ASI Ekslusif terhadap penurunan berat badan ibu yang mempunyai bayi usia 0 – 6 bulan, saran dalam penelitian ini adalah diharapkan ibu dapat mengetahui dampak dan resiko dari Pemberian ASI Ekslusif terhadap penurunan berat badan dan dapat memberikan informasi mengenai perubahan berat badan ibu menyusui secara Ekslusif untuk berkonsultasi ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mengetahui jumlah kebutuhan gizi yang tepat pada masa menyusui dan manfaat dan menyusui secara Ekslusif.