Abstrak
Latar Belakang : Infeksi menular seksual di Indonesia perlu dilakukan pendekatan edukatif dan partisipatif, seperti pengenalan terhadap penyakit-penyakit yang tergolong kelompok IMS dan upaya pencegahan guna mencapai derajat kesehatan reproduksi yang paripurna karna angka ims masih cukup tinggi yaitu sekitar 23.301 kasus. Tujuan Penelitian : Mengetahui distribusi frekuensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada remaja di SMAN 2 Cikarang selatan Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional, penggunaan sampel menggunakan metode total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Sebagian remaja SMAN 2 Cikarang Selatan Tahun 2023 yaitu sebanyak 142. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan perilaku dengan pengetahuan dengan (p-value= 0.002), sikap (p-value= 0.011), sumber informasi (p-value= 0.011), dan pola asuh (p-value= 0.003) pada remaja di SMAN 2 Cikarang Selatan. Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, sumber informasi, dan pola asuh orang tua terhadap perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada remaja di SMAN 2 Cikarang Selatan Tahun 2023. Saran dalam penelitian ini untuk remaja, untuk lahan penelitian dan peneliti selanjutnya.