Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Pemanfaatan Jus Buah Tomat pada Lansia yang Mengalami Hipertensi di Kp. Karang - Getak RT/RW 003/005, Ds. Sukawangi, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi

Koleksi Perpustakaan•Institut Medika Drg. Suherman•9 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar Belakang : hipertensi meruppakan terjadinya peningkatan tekanan darah sistolic yang lebih dari 140 mmHg serta diastolic lebih dari 90 mmHg dengan dua kali pengukuran pada selang waktu 5 menit dengan keadaan istirahat yang cukup dan dalam kondisi tenang. Hipertensi memiliki hubungan yag erat kaitannya dengan faktor gaya hidup dan pola makan, gaya hidup sangat berpengaruh pada kebiasaan seseorang atau bentuk perilaku yang mempunyai pengaruh yang positif maupun pengaruh yang negaatif pada kesehatan seseorang. Pengetahuan yang kurang akan mempengaruhi penderita hipertensi untuk dapat mengatasi kekambuhan atau melakukan sebuah pencegahan untuk mencegah timbulnya suatu komplikasi. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Puskesmas Sukatenang pada bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2020 didapatkan data bahwa ditemukan kasus hipertensi di Kecamatan Sukawangi sebanyak 535 orang dengan rata-rata usia 45 tahun ke atas, dan kasus hipertensi di Desa Sukawangi sebanyak 99 orang yang terkena hipertensi pada usia di atas 45 tahun, dan berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Kp. Karang-Getak Rt/ Rw 001/ 006, Ds. Sukawangi, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi berdasarkan dari hasil wawancara 10 orang lansia yang mengalami hipertensi bahwa tidak ada 1 orang pun yang mengetahui bahwa jus buah tomat dapat menurunkan tekanan darah tinggi, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh lansia tersebut. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan pemanfaatan jus buah tomat pada lansia yang mengalami hipertensi di kp. Karang-getak rt/ rw 003/ 005, Ds. Sukawangi, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan populasi sebanyak 45 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang atau responden. Instrument yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner yang telah dicek validitas dan reliabilitasnya. Analisa data yang digunakan analisa bivariat menggunakan Chi-Square dengan nilai signifikan < α (0,05). Hasil Penelitian : Hasil dari penelitian ini diperoleh adanya hubungan antara variabel pendidikan dengan pengetahuan pemnafaatan jus buah tomat dengan p-value (0,007), sedangkan untuk variabel umur p-value (0,028), pada variabel pekerjaan tidak ada hubungan p-value (1,000), dan pada variabel media masa atau informasi p-value (0,004). Pada penelitian ini didapatkan dari 31 responden. Kesimpulan : Ada hubungan antara variabel pendidikan, umur, dan media masa atau informasi, tetapi tidak ada hubungan antara variabel pekerjaan dengan pengetahuan pemanfaatan jus buah tomat pada lansia yang mengalami hipertensi di kp. Karang-getak rt/ rw 003/ 005, Ds. Sukawangi, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi. Saran : Diharapkan dapat memberikan saran agar seseorang yang menderita atau megalami hipertensi pengetahuannya semakin bertambah khususnya mengenai pemanfaatan jus buah tomat dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Kata kunci

Pendidikan, umur, pekerjaan, media masa atau informasi, pengetahuan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Pemanfaatan Jus Buah Tomat pada Lansia yang Mengalami Hipertensi di Kp. Karang - Getak RT/RW 003/005, Ds. Sukawangi, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi2021 · oai:ais:library-item:18897

Publikasi terkait