Abstrak
Latar belakang Chronic Kidney Desease (CKD) merupakan kerusakan ginjal, baik fungsional maupun struktural yang sudah berlangsung selama 3 bulan atau bersifat progresif yang memburuk, dengan prevalensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak sebesar 3,49%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan konsumsi UPF, tingkat stres, kualitas hidup dengan grade pasien CKD. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh pasien CKD yang berjumlah 121 responden atau jumlah sampel sebanyak 93 responden secara random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner FFQ (Food Frequency Questionnaire), PSS (Perceived Stress Scale) dan WHOQOL (World Health Organization Quality of Life). Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden laki-laki berusia 40-60 tahun dengan pendidikan terakhir perguruan tinggi, di mana sebagian besar mengonsumsi UPF secara berlebihan dan memiliki tingkat stres rendah, namun kualitas hidup mereka dinilai buruk. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan konsumsi UPF (p-value 0,016) dan tingkat stres (p-value 0,044) dengan pasien CKD. Namun demikian, hal ini tidak ditemukan pada hubungan kualitas hidup dengan pasien CKD di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak.