Abstrak
DMPA (Depo Medroxy Progesterone Asetat) merupakan kontrasepsi suntik yang hanya mengandung progestin diberikan setiap 3 bulan. Kontrasepsi suntik DMPA sangat efektif, aman, dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reprodksi tetapi jika jadwal yang ditentukan tidak dipatuhi maka risiko kegagalan akan meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan jadwal kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya Cikarang tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melakukan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya, menggunakan metode pengambilan sample acidental sampling dengan jumlah sampel 145 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat, dengan uji chi-square. Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan P Value 0,009<a 0,05 dan OR 3,762, pendidikan dengan P Value 0,039<a 0,05 dan OR 2,560, sikap dengan P Value 0,002 dan OR 4,018 dan dukungan suami dengan P Value 0,000 dan OR 22,239 dengan kepatuhan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya 2018. Kesimpulan : dari 4 variabel yang diteliti diantaranya pengetahuan, pendidikan, sikap dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan jadwal kunjungan ulang. Saran tenaga kesehatan harus menekankan dampak yang akan terjadi yaitu kegagalan dari kontrasepsi jika akseptor KB tidak mematuhi jadwal suntik KB yang telah ditentukan serta dukungan suami juga memiliki andil besar agar ibu patuh dalam melakukan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA.