Abstrak
Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan. Menurut Kemenkes RI 2015, pneumonia merupakan penyebab 15% kematian pada balita yang diperkirakan 922.000 balita yang terjadi pada tahun 2015. Berdasarkan data yang didapatkan dari Puskesmas Sirnajaya, pada tahun 2017 terdapat 67 balita yang menderita pneumonia ataupun dengan suspek pneumonia. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan ibu tentang pneumonia. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang tinggal di Kp Bunisari RT 007/ RW 004 Desa Sukaragam. Metode dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, dimana jumlah sampel sama dengan populasi yaitu sebanyak 65 responden Hasil penelitian ini didapatkan tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia. Tingkat pengetahuan kurang 35 responden (53,8%), pengetahuan cukup 14 responden (21,5%), dan pengetauan baik 16 responden (24,6%). Karakteristik tingkat pendidikan responden, SD sebanyak 22 responden (34%), SMP 25 responden (38%), SMA 18 responden (28%). Karakteristik berdasarkan umur respoden , dewasa awal (26-35 tahun) sebanyak 42 responden (64,6%), dewasa akhir (36-45 tahun) 23 respoden (35,4%). Karakteristik berdasarkan sumber informasi, responden yang menjawab jawaban < 3 sebanyak 40 responden (61,5%), responden yang menjawab ≥ jawaban 25 responden (38,5%). Karakteristik berdasarkan ekonomi responden, pendapatan Rp < 3.837.939 sebanyak 43 responden (66,2%), pendapatan ≥ 3.837.939 sebanyak 22 responden (33,8%). Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia di Kp Bunisari RT 007/RW004 Desa Sukaragam Kabupaten Bekasi Tahun 2018 yang memiliki tingkat pengetahuan kurang. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan teori dan menambah informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pnemumonia. Saran untuk masyarakat sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang penyakit pneumonia dengan memanfatkan fasilitas yang ada