Abstrak
Pendahuluan : Data Kementrian Kesehatan (2015), menunjukkan bahwa masih tingginya angka kecacingan di Indonesia 28,12 % dan di Jawa Barat 6,7 % mengalami kecacingan. Dampak infeksi kecacingan menimbulkan malnutrisi, diare, stunting dan anemia. Pencegahan kecacingan dapat dilakukan dengan cara menjaga perilaku hidup sehat dan bersih. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu pada anak umur 6-12 tahun tentang pencegahan kecacingan. Hasil Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 59 dan sampel yang diambil 40 dengan cara accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil distribusi frekuensi pengetahuan paling banyak pengetahuan baik 29 (72,5%), berdasarkan pendidikan semua memiliki pendidikan rendah <SLTA 40 (100%), berdasarkan usianya paling banyak usia 18-32 tahun 29 (17,5%), berdasarkan informasi lebih banyak dari non tenaga kesehatan 36 (90,0%), berdasarkan pengalaman paling banyak belum pernah 39 (97,50%), berdasarkan status ekonomi semua pendapatan rendah <4.100.000 ada 40 (100%), berdasarkan lingkungan mayoritas baik 29 (72,50%) Kesimpulan : Hasil penelitian didapatkan gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pencegahan kecacingan di desa ridogalih rt 001 dan 002 rw 006 kecamatan cibarusah kabupaten bekasi tahun 2019 memiliki pengetahuan yang baik. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pencegahan kecacingan.